Nulis Lagi saat Liburan

Ternyata, keadaan saat kita tidak terhubung internet sangat-sangatlah tidak menyenangkan. Bayangkan, saya yang biasanya langsung menghidupkan laptop dan berYM ria, memberi comment Friendster, mengecek email, dan menulis di blog ini tiba-tiba tidak bisa terkoneksi dengan internet dengan bebas lagi.

Mau YMan, harus ‘ngemis’ pinjem HP adik (HP saya jelek n cupu sih). Pengin buka FS, harus pinjem HP lagi. Pokoknya sama sekali gak enak saat hidup tanpa internet. Hidup kita hampa. Ternyata internet sudah mendarah daging dalam hidup saya.

Jadi, maafkan saya teman-teman. Saya jarang OL YM lagi, lama mbalas comment FS, nggak bales email, dan nggak nulis di blog ini lagi. Maklum, Manjabal tercinta tidak ada lagi.

Solo, I’m Back

Akhirnya kembali ke Solo lagi. Setelah 6 bulan merantau di Bandung, sekarang sudah kembali ke ‘kampung’ tercinta di Solo.

Ortu, adik, teman-teman, dan semuanya, Sambutlah aku!

Saatnya Pulang ke Solo

Akhirnya beres juga urusan di Bandung. PLO beres, kontrak EL beres, ARC beres, PSTK beres, dan yang terpenting masuk Teknik Elektro. Puas!

Hari ini, Jumat (20 Juni 2008), saatnya saya pulang kampung, turun gunung ke Solo. Selamat tinggal teman-teman, sekre PSTK tercinta, Rileks dan I.G.L.O.W (ntar deh kapan-kapan cerita tentang Rileks dan I.G.L.O.W), Salman. Yang paling parah, saya harus berpisah dengan internetku tercinta, MANJABAL (ini juga belum sempet diceritain).

Mungkin selama liburan sampai tanggal 14 Juli bakal jarang OL dan nulis di Blog ini. Jadi, jangan rindukan saya ya. Tapi ingat,

I’ll be back…” (Arnold Schwarzeneger, Terminator)

EURO 2008 (Matchday 3)

Akhirnya fase grup EURO 2008 berakhir juga. Tim-tim hebat dari masing-masing grup telah memastikan diri melaju ke babak perempatfinal.

Dari grup A, akhirnya Turki yang menemani Portugal untuk lolos ke babak berikutnya setalah mengalahkan Rep Ceska. Sedangkan Swiss mendapatkan hadiah hiburan setelah berhasil mengalahkan Portugal.

Kroasia dan Jerman menjadi wakil Grup B. Jerman akhirnya lolos setelah mengalahkan Austria. Sedangkan Kroasia mantap memimpin Grup B dengan 9 poin dengan mengalahkan Polandia.

Italia akhirnya menemani Belanda lolos dari grup C setelah mengalahkan Perancis. Belanda pun tidak main-main saat melawan Rumania. Akhirnya, Belanda menang lagi.

Spanyol dan Rusia melaju ke babak selanjutnya dari grup D. Spanyol mengalahkan Yunani dan Rusia menghempaskan Swedia.

So, perempat final bakalan seru nih. ada Jerman vs Portugal dan Italia vs Spanyol.

Cinta Elektronika

Ya, bagi anak elektro mungkin lambang I/O tidak asing lagi. Tanda arus mengalir dan mati. Jadi, apa yang ingin saya sampaikan kali ini? Suatu fenomena para pencinta. Cinta yang putus nyambung.

Saya percaya, banyak sekali orang yang pernah mengalami cinta seperti ini. Mengalir dengan tenang bagai dalam keadaan mantap (steady state), namun tiba-tiba arus tersebut diopen circuit. Bayangkan jika kita sedang menikmati siaran sepakbola tim favorit Anda dan tiba-tiba mati lampu. Tentu saja ada perasaan yang aneh saat keadaan yang mantap itu diputus dengan tiba-tiba, seperti sebal, marah, benci, mendadak jadi sensitif, dll.

Tapi ada banyak kasus dimana circuit yang terbuka tersebut dihubung short kembali. Dan hal ini sangat tidak mudah. Keadaan transien akan berlangsung cukup lama. dan lamanya keadaan transien ini sebanding dengan lamanya circuit tersebut terbuka. Ibaratnya jika durasi mati lampu cukup lama, kita akan menghabiskan waktu dengan hal lain seperti jalan-jalan atai membaca buku. Dan akan sulit meninggalkan aktivitas membaca buku meskipun lampu sudah menyala.

Ya, begitulah suatu fenomena cinta. Ternyata arus listrik cukup merepresentasikan kehidupan cinta manusia.

AKhirnya…

Setelah masa perenungan, semedi, pemilihan, dan penantian, akhirnya say, Yonny Septian Izmantoko, berhasil masuk ke Teknik Elektro ITB. Dan sekarang saatnya,

OK CHAMP!!!

ELEKTRO, ELEKTRO, ELEKTRO!!!

Ban Mobil Bocor

Pagi ini saya berencana ke kampus untuk mendengar penjelasan tentang tugas rapidshare dari ARC. Ya sudah, jam 8.30 beli nasi kuning dulu. Mau manasin mobil males banget (nggak sadar, ternyata ini salah satu tanda-tanda). Singkat cerita, sudah beres makan pagi langsung aja mandi (sebenernya males, tapi berhubung kemarin belum mandi ya terpaksa mandi).

Setelah berpakaian rapi, saya pun pakai sepatu (ini juga, ngapain pakai sepatu). Berangkat menuju mobil dengan tenang. Buka pintu, lepas kunci, stater mobil. lancar-lancar aja. 3 menit berlalu, masukkan gigi satu, dan mobil jalan.

“Lho, kok jalannya aneh? Setirnya ke kanan terus?” Tanyaku dalam hati.

Saya paksa banting kiri. Eh, kok nekat ke kanan. Akhirnya saya hentikan mobil dan saya turun. Cek ban kanan depan.

“Ya Allah! Ini ban kenapa? kok bisa-bisanya kempes-pes. Wah parah nih.”

Langsung aja saya mikir macem-macem. Jangan-jangan gara-gara saya gak pernah bayar satpam terus dia marah, ban mobil dikempesin. Hus! Langsung saya buang pikiran itu. Berhubung ditunggu teman-teman, mobil saya tinggal dulu dan saya ke kampus. Langsung saya mbooking si her untuk bantu ganti ban. Dia pun OK-OK saja tapi nanti malem. Ya udahlah, gak apa-apa.

Jam 4an, Herdadi sudah datang. Kami berdua solat asar, kemudian langsung menuju mobil. Dalam penggantian ban, muncul beberapa masalah:

1. Baut ban susah banget dilepas. Alhasil saya dan Herdadi harus ngambil WD40 (oli tamiya) di kosnya Herdadi. Setelah disemprot WD40, masih tetap sulit. Akhirnya dengan penuh nekat, saya injak kunci baut dan saya tekan sekeras mungkin. Akhirnya, dengan keringat, kelima baut lepas.

2. Setelah baut dilepas, ban tidak bisa lepas dari as roda. Ditarik-tarik tetep gak bisa. Setelah minta wejangan ke Ayah, ban dipukul dari belakang dan akhirnya lepas. Dan ternyata, karat semua…!

3. Ban serep ternyata juga gembos. Mati aku. Gimana, nih? Menurut Herdadi, mendingan pakai ban awal aja. Akhirnya kedua ban dicek ke tukang tambal ban dan keduanya aman, tak ada yang bocor.

Setelah solat maghrib, ban pun terpasang kembali ke tempatnya dengan tepat. Fiuh, kerja keras kami akhirnya ada hasilnya. Langsung saja mobil dibawa test drive ke Balubur untuk makan malam.

Pentingnya Seatbelt

Hari ini, tiba-tiba seorang teman telepon. Sebut saja L. Dia minta tolong untuk mengantarkannya ke Parongpong. Ya sudahlah. Kan sekalian jalan-jalan sore. Jam 16.30 berangkat.

Seperti biasa, jalan Setiabudi Lembang emang muacet banget. Saya nyupir ya seperti biasa, slowly but quickly (eh, gimana tuh caranya?). Tiba-tiba di pertigaan setelah Hoka-hoka Bento, seorang polisi menyetop mobil saya karena L tidak memakai seatbelt. Saya pun disuruh minggir. OK, STNK dan SIM lengkap. Mobil saya titipkan dan saya mengikuti polisi itu.

“Mas, ini SIMnya saya sita dulu. Besok hari Jumat sidang di Riau,” Kata Polisi itu.

“Wah Pak! Saya udah pulang ke Solo tuh,” Jawab saya.

“Ya sudah, bayar dendanya saja. Rp 135.00,00.” kata polisi itu.

Daripada pusing-pusing lagi, langsung saja saya keluarkan 3 lembar Rp 50.000,00 dan selembar Rp 5.000,00 dengan harapan akan dikembalikan Rp 20.000,00. Tapi ternyata polisi itu hanya mengambil Rp 100.000,00.

“Udah Mas. Ini saja cukup. Silakan tanda tangan.”

Saya pun tanda tangan, dan masalah beres. Setelah meminta maaf pada polisi itu, saya dan L pun melanjutkan perjalanan kami.

Amanat cerita ini: Jangan lupa pakai seatbelt kalau naik mobil!!!

EURO 2008 (Matchday 2)

Wah, bener-bener lagi demam EURO nih. Jadi ya mohon maklum kalo sekarang isinya EURO terus. Setelah kemarin membahas matchday 1, sekarang saatnya matchday 2.

Grup A, Portugal Rules. Seperti itu kata-kata yang paling tepat buat menggambarkan grup A. Portugal menjadi tim yang pertama lolos ke perempat final setelah mengalahkan Rep Ceska 3-1. Sedangkan Swiss menjadi tuan rumah pertama yang tersingkir (kemungkinan Austria menyusul) setelah ditekuk Turki 2-1.

Grup B menjadi saksi keperkasaan Kroasia yang mengalahkan Jerman 2-1. Meskipun demikian, Lukas Podolski mencetak 1 gol lagi. Di empat lain, Austria bermain imbang 1-1 dengan Polandia. Hasil ini membuat Austria masih berpeluang lolos.

Grup C, lagi-lagi Belanda ngamuk. Setelah menghancurkan Italia 3-0 pada matchday 1, giliran Perancis yang dibantai 4-1. Sedangkan Italia sendiri masih belum bangkit setelah hanya berman imbang 1-1 saat melawan Rumania. Italia harus berterimakasih pada Buffon yang menggagalkan penalti Adrian Mutu.

Grup D, sepertinya Spanyol masih megang. Mereka mengalahkan saingan terberat mereka, Swedia, dengan skor tipis 2-1. David Villa mencetak gol lagi dan tetap jadi Topskor dengan 4 gol. Di tempat lain, Juara bertahan EURO 2004, Yunani, harus tersingkir pada babak grup setelah dikalahkan Rusia 1-0.

Jadi, ada Portugal, Kroasia, Belanda, dan Spanyol yang telah memastikan lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan Swiss dan Yunani pasti tersingkir.

Next: Matchday 3

EURO 2008 (Matchday 1)

Akhirnya EURO 2008 dimulai. Negera-negara terhebat di Eropa telah memulai pertarungannya memperebutkan Piala Eropa.

Dari grup A, terlihat bahwa Portugal dan Rep Ceska benar-benar menguasai grup ini. Portugal dengan bintang barunya, Pepe, menunjukkan keperkasaanya dengan mengalahkan Turki. Sedangkan Rep Ceska mengalahkan Swiss yang harus kehilangan Alexander Frei.

Grup B merupakan panggung bagi Lukas ‘Poldi’ Podolski. Dengan 2 golnya, Jerman mengalahkan Polandia 2-0. Di pertandingan lain, Kroasia juga mengalahkan tuan rumah Austria.

Kejutan terbesar terjadi di grup C saat Italia takluk 0-3 dari Belanda. Suatu kejutan karena Italia adalah juara dunia 2006. Di pertandingan lain, Perancis hanya bisa bermain imbang melawan Rumania yang notabene tim terlemah di grup neraka ini.

Sedangkan di grup D, David Villa menggila dengan mencetak 3 gol saat Spanyol menang 4-1 melawan Rusia. Ini membuatnya menjadi topskor sementara. Di lain tempat, Juara Euro 2004, Yunani, kalah melawan Swedia dengan Ibrahimovic.

Begitulah review matchday 1 Euro 2008. Terlihat bahwa kedua tuan rumah (Austria dan Swiss) belum cukup hebat untuk bersaing melawan negara-negara lain. Dan Belanda telah menunjukkan superioritasnya dengan membantai Italia. So, bagaimana menurut anda? Apakah anda telah pindah ke tim lain setelah melihat matchday 1?

Sampai jumpa di review-review berikutnya.