Ketua PSSI Saya

Kalo saya jadi pejabat dan rakyat meminta saya mundur sih, saya liat-liat dulu. Introspeksi dulu lah, saya ada salah apa, sudah melakukan, hal apa, dll. Kalo saya memang salah dan rakyat inigin saya mundur, saya akan malu, dan saya akan mundur.

Lain ceritanya dengan seorang bernama Nurdin Halid, yang sekarang masih menjadi ketua PSSI. Bahkan sejak dia diputuskan bersalah dalam kasus korupsi bulog pun, rakyat sudah memintanya untuk segera turun. Berhasil? Tidak. Dia teteap memimpin PSSI dari balik jeruji besi. Sampai akhirnya dia bebas, dia masih memimpin PSSI ini.

Piala AFF, dimana seharusnya rakyat beramai-ramai mendukung timnas, ternyata masih ada rakyat yang mendukung Nurdin. Bukan mendukung dia untuk maju tentunya, melainkan agar dia segera mundur.

Muncul lagi kontroversi dalam pmilihan ketua baru PSSI, Nurdin lolos verifikasi bersama dengan teman segenknya, A. Bakrie. Terbukti bahwa tim verifikasi memang sangat layak cacat dalam menentukan calon ketua. Mana ada mantan narapidana lolos verifikasi menjadi calon ketua LAGI.

Ya, saya hanya berharap tidak ada lagi naungan bendera kuning dan pohon beringin di PSSI dan olahraga Indonesia. Biarlah kita berolahraga dengan gembira dan sportif tanpa ada campur tangan dari politik.

Skyventure (Liburan part 1)

beberapa hari yang lalu saya diberi kesempatan untuk bermain-main ke negeri orang, tepatnya di Singapura dan Malaysia. Mulai beberapa post ke depan, mungkin saya akan bercerita tentang pengalaman saya selama liburan. Berhubung saya orangnya bertippe Acak Kreatif, maka saya bercerita secara acak dan sekreatif mungkin. hehehe.

Di Malaysia, ada sebuah tempat bermain, namanya Genting Theme Park. Tempat ini terbagi menjadi 2, yaiu outdoor dan indoor. Untuk theme park outdoor, wahana yang menjadi primadona adalah Flying Coaster, satu-satunya roller coaster di asia di mana orang naik secara tengkurap.

Sedangkan untuk indoor, yang menjadi wahana favorit adalah skyventure, simulasi skydiving dalam ruangan. Dan saya menaiki wahana ini. Wah, super sekali permainan ini. Saya menggunakan baju khas penerjun, dekker di lutut dan siku, helm, google, dan earplug. Wah, serasa jadi penerjun.

Pas masuk ke ruangannya, wah, saya diserang dengan angin yang begitu kencangnya, dan saya pun melayang!!! Cukup dengan modal badan lurus, tangan lurus, kaki membuka sebagian, dan tenang. Saya melayang, maju mundur, menabrak dinding, jatuh, dan berputar. Sok-sokan menjadi penerjun payung profesional.

Tenang, gambar di atas bukan saya. Soalnya dilarang mengambil gambar selama proses berlangsung. Bukti saya terbang hanyalah sebuah DVD. hehehe.

Timnas dan Eksploitasi Media

Saya tuliskan ulang apa yang dikeluhkan oleh Alfred Riedl, pelatih timnas sepakbola Indonesia

Selalu ada wawancara atau foto buat pemain. Saya tak mungkin memberi kebebasan soal itu. Pemain butuh istirahat dan konsentrasi,” kata Rield seperti dikutip situs berita duniasoccer.com.

Apa yang dapat disimpulkan dari sini? Iya, memang benar Indonesia tampil menawan dalam penyisihan grup dan semifinal. Main 5 kali, menang 5 kali. Media melihat ini sebagai suatu keajaiban dunia dan langsung meliputnya habis-habisan. Hal ini terlihat dari banyaknya liputan tentang timnas Indonesia baik itu di media cetak maupun media elektronik. Apalagi di TV, bisa dibilang hampir bosan saya melihat berita tentang timnas Indonesia.

Efeknya? Ekspektasi publik yang berlebihan atas prestasi Indonesia dan kejenuhan serta beban berat yang dibawa pemain ketika harus bertanding di final.

Saya mohon, boleh berbangga, tapi jangan sombong dan jumawa. Jangan ekspos berlebihan dan memberikan ekspektasi terlalu besar pada rakyat.

Sepakbola Indonesia Saat Ini

Beberapa bulan lalu, saya sempat menulis tentang sepakbola Indonesia di sini http://izmantoko.wordpress.com/2010/02/27/indonesia-dan-sepak-bola/ . Isinya adalah tentang bagaimana perkembangan sepakbola indonesia pada saat itu. Akan teteapi, sekarang sapat saya katakan dunia persepakbolaan Indonesia telah berubah.

Kenalkah Anda dengan Irfan Bachdim? Christian Gonzales? Arif Suyono? Ahmad Bustomi? atau Markus Horison? Mungkin selama ini pemain timnas yang kita kenal hanya Bambang Pamungkas. Bahkan mungkin ada yang berpikir bahwa Kurniawan Dwi Julianto dan Aji Santoso masih bermain untuk Indonesia. Masyarakat tidak begitu peduli dengan dunia sepakbola Indonesia karena memang tidak ada hasilnya, hnaya bermain, dan kalah.

Sekarang, semua berubah. Stadion Gelora Bung Karno penuh dengan warna merah untuk mendukung timnas Indonesia. Rasa nasionalisme yang dulu pudar, nampaknya kini telah kembali lagi. Dan semoga harapan yang digembar-gemborkan sejak semifinal, harapan yang besar ini, bukanlah sebuah isapan jempol semata. Tetaplah rendah hati, dan jangan sombong. Maka akan kami dukung kalian dengan sekuat tenaga.

Hidup INDONESIA!!!

Indonesia dan Sepak Bola

Masyarakat Indonesia suka nonton sepakbola. Jelas.

Masyarakat Indonesia suka bermain sepakbola. Tentu saja.

Masyarakat Indonesia suka judi sepakbola. Ya, ada beberapa.

Masyarakat Indonesia mendukung timnas sepakbola Indonesia? Pastinya.

Tapi, bagaimana kabar timnas Indonesia? Masih dan tetap memalukan.

Sekali lagi Indonesia gagal lolos ke Piala Asia. Sea Games keok. ISL gitu-gitu aja, tidak ada perkembangan yang signifikan. Pelatih timnas sudah berganti berkali-kali. Hasilnya? Nihil. Kalau kata band melayu bernama Armada,

Mau dibawa kemana… Sepakbola kita….

Dan satu hal yang membuat saya terheran-heran, Indonesia mencalonkan diri menjadi tuan rumah Diala Dunia 2018 dan 2022. Saingannya adalah  Inggris, dll. Saya heran bukan karena berani bersaing dengan Inggris, tetapi lebih kepada mau ditaruh dimana muka kita? Apakah kita sudah tidak punya muka? Atau malah bermuka tebal?

Indonesia tidak belum ada apa-apanya di mata persepakbolaan dunia. Ada wakil ikut ke Liga Champions Asia dan AFC Cup, ya cuma buat menuh-menuhin kuota aja. Piala Asia lolos juga karena tuan rumah. Jadi, masih punya malukah?

Timnas Indonesia adalah Bambang Pamungkas dan Boaz Salossa. Yang lain ya pelegkap, diganti-ganti juga tidak apa-apa. Kapan mau maju? Atau perlu memanggil supporter yang nekad masuk lapangan dan berusaha mencetak gol di Gelora Bung Karno?

EURO 2008 (Matchday 3)

Akhirnya fase grup EURO 2008 berakhir juga. Tim-tim hebat dari masing-masing grup telah memastikan diri melaju ke babak perempatfinal.

Dari grup A, akhirnya Turki yang menemani Portugal untuk lolos ke babak berikutnya setalah mengalahkan Rep Ceska. Sedangkan Swiss mendapatkan hadiah hiburan setelah berhasil mengalahkan Portugal.

Kroasia dan Jerman menjadi wakil Grup B. Jerman akhirnya lolos setelah mengalahkan Austria. Sedangkan Kroasia mantap memimpin Grup B dengan 9 poin dengan mengalahkan Polandia.

Italia akhirnya menemani Belanda lolos dari grup C setelah mengalahkan Perancis. Belanda pun tidak main-main saat melawan Rumania. Akhirnya, Belanda menang lagi.

Spanyol dan Rusia melaju ke babak selanjutnya dari grup D. Spanyol mengalahkan Yunani dan Rusia menghempaskan Swedia.

So, perempat final bakalan seru nih. ada Jerman vs Portugal dan Italia vs Spanyol.

EURO 2008 (Matchday 2)

Wah, bener-bener lagi demam EURO nih. Jadi ya mohon maklum kalo sekarang isinya EURO terus. Setelah kemarin membahas matchday 1, sekarang saatnya matchday 2.

Grup A, Portugal Rules. Seperti itu kata-kata yang paling tepat buat menggambarkan grup A. Portugal menjadi tim yang pertama lolos ke perempat final setelah mengalahkan Rep Ceska 3-1. Sedangkan Swiss menjadi tuan rumah pertama yang tersingkir (kemungkinan Austria menyusul) setelah ditekuk Turki 2-1.

Grup B menjadi saksi keperkasaan Kroasia yang mengalahkan Jerman 2-1. Meskipun demikian, Lukas Podolski mencetak 1 gol lagi. Di empat lain, Austria bermain imbang 1-1 dengan Polandia. Hasil ini membuat Austria masih berpeluang lolos.

Grup C, lagi-lagi Belanda ngamuk. Setelah menghancurkan Italia 3-0 pada matchday 1, giliran Perancis yang dibantai 4-1. Sedangkan Italia sendiri masih belum bangkit setelah hanya berman imbang 1-1 saat melawan Rumania. Italia harus berterimakasih pada Buffon yang menggagalkan penalti Adrian Mutu.

Grup D, sepertinya Spanyol masih megang. Mereka mengalahkan saingan terberat mereka, Swedia, dengan skor tipis 2-1. David Villa mencetak gol lagi dan tetap jadi Topskor dengan 4 gol. Di tempat lain, Juara bertahan EURO 2004, Yunani, harus tersingkir pada babak grup setelah dikalahkan Rusia 1-0.

Jadi, ada Portugal, Kroasia, Belanda, dan Spanyol yang telah memastikan lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan Swiss dan Yunani pasti tersingkir.

Next: Matchday 3

EURO 2008 (Matchday 1)

Akhirnya EURO 2008 dimulai. Negera-negara terhebat di Eropa telah memulai pertarungannya memperebutkan Piala Eropa.

Dari grup A, terlihat bahwa Portugal dan Rep Ceska benar-benar menguasai grup ini. Portugal dengan bintang barunya, Pepe, menunjukkan keperkasaanya dengan mengalahkan Turki. Sedangkan Rep Ceska mengalahkan Swiss yang harus kehilangan Alexander Frei.

Grup B merupakan panggung bagi Lukas ‘Poldi’ Podolski. Dengan 2 golnya, Jerman mengalahkan Polandia 2-0. Di pertandingan lain, Kroasia juga mengalahkan tuan rumah Austria.

Kejutan terbesar terjadi di grup C saat Italia takluk 0-3 dari Belanda. Suatu kejutan karena Italia adalah juara dunia 2006. Di pertandingan lain, Perancis hanya bisa bermain imbang melawan Rumania yang notabene tim terlemah di grup neraka ini.

Sedangkan di grup D, David Villa menggila dengan mencetak 3 gol saat Spanyol menang 4-1 melawan Rusia. Ini membuatnya menjadi topskor sementara. Di lain tempat, Juara Euro 2004, Yunani, kalah melawan Swedia dengan Ibrahimovic.

Begitulah review matchday 1 Euro 2008. Terlihat bahwa kedua tuan rumah (Austria dan Swiss) belum cukup hebat untuk bersaing melawan negara-negara lain. Dan Belanda telah menunjukkan superioritasnya dengan membantai Italia. So, bagaimana menurut anda? Apakah anda telah pindah ke tim lain setelah melihat matchday 1?

Sampai jumpa di review-review berikutnya.

EURO 2008 (antara penantian dan kekecewaan)

Akhirnya penantian itu berakhir juga. Nanti malam, EURO 2008 akan dimulai. Yah, meskipun cuma SWISS yang main, yang penting EURO!!!

Ada 2 hal yang membuat saya agak sedih. Pertama, gagalnya Inggris lolos ke putaran final EURO 2008. Inggris merupakan tim jagoan saya, namun entah mengapa mereka gagal lolos, disingkirkan Rusia dan Kroasia. England oh England.

Kesedihan kedua, Italia lolos. Namun, Inzaghi tidak dipanggil masuk timnas Italia. Padahal saya ngefans sama Italia juga karena ada Inzaghi. Tidak peduli orang-orang bilang Inzaghi sudah tua, tidak bisa lari, dll. Bagi saya, Inzaghi adalah penyerang oportunis terbaik di dunia yang tidak pernah menyia-nyiakan peluang di depan gawang.

Karena itulah, saya jadi bingung mau mendukung siapa di EURO 2008 nanti. Bingung memilih antara Spanyol, Prancis, atau Jerman? Kalau Anda, siapa yang Anda dukung di EURO 2008 ini?