Andai Aku Tahu Apa Judulnya (part 1)

Malam itu bandung benar-benar terasa dingin. Gerimis pun turun. Para pejalan kaki sepanjang Dago menggunakan jaket tebal, pengendara sepeda motor mulai menepi dan memakai jas hujan, dan mobil-mobil pun mulai menggunakan wipernya. Beruntunglah orang yang pada saat itu sedang berada di kamarnnya yang hangat sambil meminum coklat panas. Tentu saja dia tidak akan merasakan suasana jalan tersebut.

Namun, di kamar yang nyaman dan hangat di rumah kos sekitar Dago, seorang pemuda sedang menggigil kedinginan. Dengan mengenakan jaket tebal, celana panjang, kaos kaki, dan topi gunung, dia duduk di kursi sambil membaca sebuah buku tebal, Concept in Engineering. Pemuda itu merasakan tidak enak badan. Sejak tadi pagi, mulai berangkat kuliah, Ia sudah merasa tidak enak badan dan pusing, namun mau tidak mau dia harus berangkat karena hari itu ada ujian Bahasa Inggris. Dan karena dia memaksakan diri, dia pun tidak yakin akan ujian yang dkerjakannya. Meskipun itu hanya ujian mengarang, dia benar-benar tidak yakin akan hasilnya nanti. Kemampuannya mengarang yang sudah sangat terkenal di mata teman-temannya tiba-tiba saja lenyap ketika dia ujian. Dia sama sekali tak bisa konsentrasi dalam menulis tiap kata.

“Aku harus cepat sembuh sehingga besok aku bisa mengerjakan ujian Konsep Teknologi dengan baik dan malamnya bisa kembali ke Solo dengan tenang.”

Esok hari, mahasiswa itu memang harus menjalani ujian terakhir sebelum liburan semester, Konsep Teknologi. Dan esok malam dia akan kembali ke kota tercintanya, Solo, naik kereta Lodaya. Karena itulah, meskipun dia dalam keadaan sakit, dia tetap belajar dengan harapan setelah dia mengerjakan ujian itu dia akan bisa pulang dengan tenang tanpa memikirkan ujian tersebut.

Setelah dia merasa cukup siap, dia pun menutup buku fotokopian Concept in Engineering yang bercover hijau itu. Dia turun ke ruang makan untuk membuat susu coklat panas dan meminumnya sebelum tidur. Kemudian dia merebahkan dirinya ke tempat tidur seraya mengulang-ulang doanya.

One thought on “Andai Aku Tahu Apa Judulnya (part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s