Pentingnya Seatbelt

Hari ini, tiba-tiba seorang teman telepon. Sebut saja L. Dia minta tolong untuk mengantarkannya ke Parongpong. Ya sudahlah. Kan sekalian jalan-jalan sore. Jam 16.30 berangkat.

Seperti biasa, jalan Setiabudi Lembang emang muacet banget. Saya nyupir ya seperti biasa, slowly but quickly (eh, gimana tuh caranya?). Tiba-tiba di pertigaan setelah Hoka-hoka Bento, seorang polisi menyetop mobil saya karena L tidak memakai seatbelt. Saya pun disuruh minggir. OK, STNK dan SIM lengkap. Mobil saya titipkan dan saya mengikuti polisi itu.

“Mas, ini SIMnya saya sita dulu. Besok hari Jumat sidang di Riau,” Kata Polisi itu.

“Wah Pak! Saya udah pulang ke Solo tuh,” Jawab saya.

“Ya sudah, bayar dendanya saja. Rp 135.00,00.” kata polisi itu.

Daripada pusing-pusing lagi, langsung saja saya keluarkan 3 lembar Rp 50.000,00 dan selembar Rp 5.000,00 dengan harapan akan dikembalikan Rp 20.000,00. Tapi ternyata polisi itu hanya mengambil Rp 100.000,00.

“Udah Mas. Ini saja cukup. Silakan tanda tangan.”

Saya pun tanda tangan, dan masalah beres. Setelah meminta maaf pada polisi itu, saya dan L pun melanjutkan perjalanan kami.

Amanat cerita ini: Jangan lupa pakai seatbelt kalau naik mobil!!!

6 thoughts on “Pentingnya Seatbelt

  1. yee….jelek…. drpd gtu mending minta sidang lebih cepet. Dendany g bkal smpe 100rb. Motor aja yg tanpa stnk kl sidang dr yg diminta 50rb bsa cm jd 30rb. ato kurang. Pdhl ribut dlu aj sm polisiny, teken polisiny terus…. hehe … sudah berpengalaman….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s