Musim Panas di Arab

Pernah denger sountracknya Aladdin yang Malam di Arab? Begini liriknya,
“Malam di Arab seperti siangnya, panas menyengat setiap saat, memang aneh benar.”
Dan ternyata lagu ini benar-benar sesuai dengan kenyataan. Saat umroh kemarin, Arab sedang dilanda musim panas. So, puanas banget. Bayangin aja, malam hari suhunya bisa 37 C dan siangnya 44 C. Padahal di Bandung, siang hari maksimal suhunya cuma 29 C dan malam harinya bisa mencapai 16 C.
Dan akibat perbedaan iklim yang ekstrim tersebut, badan saya perlu banyak adaptasi. Mulai bibir kering, kulit yang mengelupas di sini-sana, sampai kulit yang tambah hitam. Hehehe.
Untung saya sudah berdoa pada Allah agar tetap menjadi manusia yang hitam manis.

One thought on “Musim Panas di Arab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s