Struktur Diskrit yang Menyesatkan

Ternyata tidak semua pelajaran bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saat kuliah Struktur Diskrit kemarin. Si Bapak Dosen berkata,

Suatu keadaan transitif adalah Jika ada A yang berelasi dengan B, dan B yang berelasi dengan C, maka A berelasi dengan C.

Wow, suatu teori yang tidak masuk akal. Misalkan begini, Ari menyukai Mona, dan Mona menyukai Fery. Jadi, Ari menyukai Fery???? Weits, suatu hubungan relasional khusus untuk homo yang salah.

Berikutnya, Pak Dosen menjelaskan tentang kesetaraan kelas.

Gajah sekelas dengan Tikus. Tikus sekelas dengan kodok.

Ya, aneh memang. meskipun yang dimaksud sekelas di sini adalah banyaknya penyusun kata tersebut, tapi teori tersebut sangat tidak masuk akal. Lagi-lagi misalkan, Gajah sekelas dengan Semut, Semut sekelas dengan Orang, dan Orang sekelas dengan Gajah. Lalu, saat suit, siapa yang menang kalau semuanya dianggap sekelas?

Yah, begitulah. Jangan mengaplikasikan ilmu yang kita peroleh secara langsung dalam kehidupan, karena nggak semua yang lo denger itu bener.

One thought on “Struktur Diskrit yang Menyesatkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s