Ekonomi Islam…?

Suatu saat saya membaca sebuah buletin di Masjid Salman yang berasal dari salah satu organisasi Islam di bandung. Isi bulletin tersebut adalah suatu penjelasan tentang system ekonomi yang ada di dunia saat ini, baik system ekonomi kapitalis, sosialis, maupun syariah.

Organisasi tersebut menyoroti tentang buruknya system kapitalis, di mana seluruh asset Negara dapat diperjual –belikan dengan pihak asing. Ya, sebuah konsep dimana pihak asing memeang peranan penuh dalam ekonomi dan kehidupan suatu negara. Sedangkan system sosialis menekanlan kepemilikian bersama. Seluruh barang adalah milik bersama. Barangku ya barangmu, barangmu ya barangku. Seperti itulah konsepnya.

Organisasi tersebut melihat dari sudut pandangnya bahwa system kapitalis akan mematikan perekonomian Negara tersebut dan terkesan seolah menyerahkan nasib rakyat kepada pihak asing. Sedangkan system sosialis dianggap terlalu menyamarataka rakyat. So, apa solusi yang mereka tawarkan? Ekonomi Syariah Islam.

Dalam ekonomi Islam, kepemilikan pribadi diakui, dan pihak asing juga boleh masuk. Intinya keadilan dalam bidang ekonomi. Ya, ada benarnya juga sih. Tapi apakah benar Ekonomi Islam paling baik? Yakin? Kalau begitu, izinkah saya bertanya satu hal.

Adakah contoh nyata Negara yang menerapkan ekonomi Islam dan berlangsung dengan baik?

One thought on “Ekonomi Islam…?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s