The Beauty of Turkiye 2

Kemarin saya sudah membahas Bosporus, Blue Mosque, Aya Sofia, dan Dolmabache Palace. Sekarang saya akan melanjutkan review tentang jalan-jalan saya di Turki.

Kali ini adalah tentang wanita-wanita Turki. Sungguh beruntung Turki berada di perbatasan Asia dan Eropa, akibatnya sering terjadi pernikahan antar ras. Outputnya adalah wanita-wanita yang cantiknya kearab-araban namun tubuh layaknya orang Eropa. Ini ada beberapa wajah yang sempat terfoto oleh  saya.

Setelah puas melihat para wanita, saya alihkan perhatian ke sesuatu yang lebih unik, yaitu makanan. Sekedar info, makanan asli Turki sangat aneh bentuk dan rasanya. terkadang hanya sayur ditambah minyak zaitun, terkadang roti yang mirip roti cane tapi tipis dan tidak ada rasanya, atau roti plus telur yang rasanya susah dideskripsikan.

Roti yang Tidak Jelas

 

Sayur + Minyak Zaitun

Telur, Roti, dan Entah apa itu

Itulah makanan-makanan khas Turki. dan saya mau tidak mau harus memakannya meskipun tidak kenyang sama sekali, apalagi nikmat. Ya, demi menikmati keindahan Turki lainnya, saya rela makan makanan tersebut.

Mungkin sekian cerita-cerita saya mengenai Turki, wanita, dan makanan-makanannya. Sebenarnya saya masih ingin berbagi foto-foto Turki, tapi apa daya internet yang lemot memaksa saya menjadi malas. Terima kasih atas perhatiannya, sampai jumpa di negara lain (amin).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s