Makan ala Anak Kos Lagi

Terakhir kali saya ingat makan hemat adalah saat saya tingkat 1 kuliah, ya kira-kira 3 tahun ke belakang lah. Entah kenapa saya ingin kembali menjalankan kebiasaan makan yang cukup dapat menyimpan uang itu. Dalam sehari, kira-kira saya hanya keluar uang 6000 untuk makan. Mungkin 6000 di kota-kota yang makanannya murah (Solo, Jogja, dll) cukup mahal, namun untuk di Bandung, nominal ini sangatlah murah.

Dimulai pagi hari kuliah, saya hanya meminum segelas Energen sereal. Harga 1 sachetnya Rp1.000,00

Siang harinya saya makan di warung yang berada di Jalan Gelap Nyawang, dan saya makan nasi sayur ditambah tempe/tahu. Kira-kira habis Rp4.000,00. Makan siang ini saya melakukannya di jam-jam nanggung sekitar jam 13.00. Jadi makan beratnya saya rapel menjadi BRUNCHNER (Breakfast Lunch Dinner)

Malamnya, sangat variatif. Kalau laper banget, ya saya bikin mie instan. Kalo bosen makan mie, ya saya makan nasi putih (disediakan di kos) ditambah Abon dan Srundeng (bawaan dari orang tua). Untuk makan malam mie, saya kembali keluar uang Rp1.000,00.

Meskipun bisa menghemat banyak, namun saya tidak menyarankan untuk melakukan hal ini terus menerus.

Salam hemat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s