Kopi

Asap putih mengepul dari kopi hitam di sampingku

Aku terdiam

Menanti inspirasi datang bagaikan menanti kapal haji Indonesia sampai ke Arab

Mencari semangat bagaikan mencari kotak hitam di puing-puing pesawat

Memulai mengetik bagaikan memulai berenang lagi setelah tenggelam

Menatap layar putih yang polos

Lama, lama, lama

Berharap bidadari akan mengerlingkan matanya padaku

Melirik pun tidak

Ah,

Kopi hitam mendingin, otakku tak kunjung panas

Kapan layar ini akan terisi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s