Kimchi itu…

Satu hal yang sempat saya tahu sebelum berangkat tentang makanan di Korea adalah pedas, asam, dan mengadung babi. Ok, sesuatu yang susah untuk saya, apalagi untuk poin 1 dan 3. Tapi seiring waktu saya sudah mulai terbiasa memakan sesuatu yang pedas dan menghindari babi dengan pertanyaan ajaib,

Duejikogi issoyo?

Mungkin si koki kantin lama-lama akan hafal dengan saya yang selalu menanyakan hal yang sama setiap makan. Berarti sehari 2 kali saya akan bertanya hal yang sama. Hehehe.

Setiap kali makan, saya mendapatkan berbagai macam makanan korea. Saya tidak perlu berkeliling untuk mencoba berbagai macam makanan Korea karena saya mendapatkannya di kantin. Mulai Bibimbap, Tomyon (mie dingin), Bulgogi (daging sapi panggang), dll pernah saya rasakan. Namun ada satu hal yang tidak pernah tidak ada setiap makan. Hal itu adalah Kimchi.

Apa itu kimchi? Gampangnya, kimchi adalah asinan sawi putih yang telah disimpan cukup lama (difermentasi) dan diberi berbagai macam bumbu. Hasilnya, sebuah makanan yang asam dan pedas dalam waktu bersamaan. Namun yang saya liat, hampir setiap makan orang-orang Korea mengambilnya dengan jumlah banyak, dan mereka menghabiskannya. Pernah saya bertanya kepada salah seorang anak Korea dan dia berkata bahwa Kimchi itu enak, semua orang Korea suka. Dalam hati saya hanya berkata, lidah kita memang berbeda.

One thought on “Kimchi itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s