Berkelana ke Daegu bersama Perpika 3 (bagian 2)

Ibu lurah ini bernama Anne. Dan setelah ditelusuri, ternyata dia masih S1 di sini. Pantas saj dia memanggil semua orang dengan panggilan kak. Selain Anne, ada juga Mas Bangun yang akan melanjutkan S3 di sini dan ada Mas Harrist yang sama seperti saya, baru 1 bulan berada di Korea. Berangkatlah kami naik kereta yang disebut Mugunghwa. Sebenarnya ini bukan kereta eksekutif Korea, tapi suasananya persis seperti kereta eksekutif di Indonesia. Ya semoga PT.KAI dapat membuat sarana transportasi yang sebagus ini untuk kelas biasa. Perjalanan menuju Dongdaegu Station memakan waktu 1 jam 30 menit. Selama di kereta, kami saling mengenal lebih lanjut dan ngobrol tanpa henti. Mata saya yang telah berat karena lelah pun terjaga terus.

Akhirnya sampai juga di Dongdaegu Station. Sedikit foto-foto di sana, tiba-tiba ada orang yang memanggil saya.

loh, ini si Yonny…

Setelah saya menengok, ternyata rombongan mahasiswa Kumoh Institute of Technology (KIT). Ada 5 orang di rombongan itu dan 4 di antaranya adalah alumni elektro ITB. Saat itu adalah pertama kali saya bertemu dengan mereka di Korea, karena mereka tidak ikut kumpul IAE beberapa waktu yang lalu. Kami bersembilan memutuskan untuk langsung menuju Kyungpook National University (KNU), tempat acara akan berlangsung nanti malam.

Kami bertemu dengan mahasiswa KNU asal Indonesia, ada Randy dan Zahra, Karena saat itu sudah pukul 17.45 dan kami semua belum sholat asar, kami semua menuju rumah Randy untuk solat asar terlebih dahulu. Tepat setelah salam, adzan magrib berkumandang dari laptop Hafiz, teman serumah Randy. Kami pun sholat magrib terlebih dahulu sebelum kembali ke KNU.

Di KNU, ternyata belum banyak orang yang datang. Baru kami bersembilan ditambah Randy dan Zahra, 11 orang. Sedikit sedih juga kalau yang datang hanya segini. Namun seiring berjalannya waktu, beberapa rombongan pun datang satu per satu, hingga akhirnya pada akhir acara, ketika kami semua berfoto bersama, terkumpul orang sebanyak ini.

Di acara kumpul-kumpul itu sendiri intinya adalah perkenalan mahasiswa-mahasiwa baru yang berkuliah di Korea. banyak mahasiwa yang sudah lama berada di Korea, bahkan sampai 5-6 tahun, meskipun umur mereka mungkin hanya 1 tahun di atas saya. Menyenangkan mengenal banyak orang-orang baru di sini. Seusai foto-foto, kami pun menuju tempat makan untuk makan bersama. Tempat makan yang kami datangi menyajikan nasi goreng seafood yang dimasak langsung di meja. Untung besar pasti akan didapat restoran yang kami datangi beramai-ramai karena banyak yang minta tambah porsi, dll.

Selesai makan, perut kenyang, tenaga penuh, berikutnya Karaoke!!! Mulanya karaoke hanya dipesan selama satu jam, tapi entah mengapa dalam pelaksanaannya bisa mencapai 3 jam lebih. Karaoke yang dimulai jam 10 itu berakhir pukul 1.30. Saya merasa shock ketika di dalam karaoke kebanyakan dari orang-orang itu menyanyikan lagu korea dengan sangat lancar. Saya? Saya memilih lagu-lagu yang aman saja, lagu-lagu lawas. Akhirnya Mr. Big, Oasis, Bon Jovisaya nyanyikan dengan gaya saya. Pada akhir karaoke saya dipanggil rocker. hehehe.

seusai karoke, rombongan pun terpisah. Ada yang langsung pulang (terutama para wanita), ada yang menginap di tempat Randy, dan ada yang menginap di tempat Ardi. Saya, Mas Bangun, Mas Reza, dan Mas Harrist kebagian tidur di rumah Ardi. Niat awalnya adalah kami segera tidur seusai solat isya, namun kami malah mengobrol sampai jam 4 pagi. Alhasil kami baru solat subuh jam 7.30 pagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s