Seorang Diri Menjelajah Nampo-Dong dan Jagalchi

Seperti biasa, setiap weekend (sampai saat ini), saya memposisikan diri di Korea bukan sebagai pelajar, tapi sebagai turis. Tujuan kali ini tidak begitu jauh, hanya di sekitar Busan. Tempat yang saya tuju adalah Gukje Market. Sebuah pasar tradisional yang menjual berbagai macam barang. Pasar ini terletak di sekitar Nampo-Dong dan Jagalchi Market. Sekedar info, Nampo-Dong adalah salah satu tempat diputarnya film-film busan International Film Festival, sedangkan Jgalchi adalah tempat yang paling terkenal di Korea Selatan untuk membeli ikan segar. Lokasi Gukje Market sendiri berada di antara kedua tempat itu.

As expected, kemarin Gukje Market ramai bukan kepalang, seakan-akan orang seluruh Korea Selatan berbelanja di sana (lebay pisan). Keluar dari Jagalchi Station, saya disambut dengan cuaca yang terik karena pada saat itu jam 12 siang dan karena di dekat pantai, hawanya tidak terlalu dingin. Saya berjalan menelusuri jalan dan mencari kerumunan orang, sampai akhirnya saya menemukan spanduk Busan International Film Festival. Di sana ada 3 cinema untuk memutar film2 selama BIFF berlangsung. Merasa arah yang saya tempuh sudah benar, saya lanjutkan perjalanan dan akhirnya saya melihat para penjual bertebaran di sepanjang gang sempit. Banyak sekali penjual di situ, dan banyak pula pengunjung yang datang. maka ramailah tempat itu. Hampir setiap section (Gukje Market punya 6 section dengan barang utama yang dijual berbeda-beda) ramai oleh manusia.

Tujuan utama saya memang ke section 5 dan 6, tempat dijualnya pakaian-pakaian. Sungguh tempat itu membuat lapar mata. Berbagai macam pakaian dengan berbagai model ada di sana. Sempat saya ditarik seorang pramuniaga toko yang sok-sokan bisa berbahasa Inggris untuk masuk ke tokonya. Setelah di dalamnya, ternyata dia hanya bisa menyapa hallo dan come in saja. Jadilah saya di dalam toko berbahasa isyarat. Yang saya tahu hanya dia menawarkan jaket (yang memang keren) seharga 40000. Saya sendiri lebih memilih pakaian yang sudah ada harga resminya yang terpampang, karena takut diberi harga mahal gara-gara saya dianggap benar-benar turis.

Setelah berputar cukup lama, saya melihat orang-orang berkerumun di di bawah dan memilih pakaian-pakaian yang bertumpuk. Setelah saya lihat, ada angka 5000. Langsung otak irit saya berpikir bahwa ini adalah obral pakaian2 seharga 5000. Segera saya mencari-cari di tumpukan itu dan akhirnya saya menemukan apa yang saya cari-cari, yaitu jaket tebal untuk persiapan winter yang tinggal 1-2 bulan lagi. Untung sekali mendapatkan jaket tebal hanya seharga 5000. Setelah itu, saya iseng-iseng turun ke Nampo-dong basement market.

Di dalamnya, terdapat sejumlah pedagang yang berjajar sepanjang kira-kira 500m dari Jagalchi Station ke Nampo-dong Station. tempat ini lebih nyaman dibanding Gukje karena terletak underground dan tidak panas. Hanya saja barang-barang yang dijual hanya pakaian dan sepatu saja. Tapi satu hal yang membuat lebih nyaman adalah sebagian besar barang dilabeli dengan harga, sehingga saya tidak perlu menanyakan kalimat sakti berbelanja kepada penjualnya. Kalimat sakti itu adalah,

Igeo olmayeyo?

Arti dari kalimat tersebut adalah ini harganya berapa. Dan kalimat itu diucapkan dengan percaya diri sambil menunjuk suatu barang. Di Nampo ini, saya menemukan hoodie mirip yang dipakai Armand Maulana saat konser sweet 17 di Jakarta lalu. Saya lihat harganya, 10000 Won. Uang yang saya bawa dari dorm hanya 30000 dan sya sudah berniat saya tidak akan mengambil uang di ATM. 5000 sudah sya gunakan untuk membeli jaket. 5000 lagi adalah ongkos pulang pergi naik bus dan subway. Berarti saya masih punya 20000. Tanpa pikir panjang lagi, saya beli hoodie itu. Dan setelah hanpir 3 jam berputar-putar tanpa arah dan tujuan yang jelas (karena jaket tebal sudah didapatkan), saya pun kembali ke Gimhae lagi, namun kali ini saya pulang dari Nampo-dong Station, bukan Jagalchi.

 

4 thoughts on “Seorang Diri Menjelajah Nampo-Dong dan Jagalchi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s