Seminar di Seoul itu Menyenangkan (bagian 2)

Kami bertiga akhirnya sampai di Ewha University. Dan asal tahu saja, Ewha ini adalah Women University, artinya semua mahasiswanya adalah mahasiswi, alias wanita. Benar-benar surga buat para lelaki. Hehehe. Hampir sepanjang perjalanan kami melihat toko-toko kosmetik terhampar, begitu pula butik dan toko-toko pakaian wanita. Maklum target penjualan utama adalah wanita.

Satu hal lain yang membuat saya terkagum dengan universitas ini selain mahasiswinya adalah gedungnya. Bayangkan ada suatu jalan menurun, kemudian jalan landai, kemudian menanjak hingga lebih tinggi dari posisi sebelum turunan. Di sampingnya terdapat gedung kuliah yang dibangun dari kaca, sehingga aktivitas civitas akademikanya terlihat dari luar. Kebayang? Baiklah, ini gambarnya.

Kami masuk ke salah satu pintu dari bangunan ajaib itu, yaitu pintu 1. Kemudian saya bertemu dengan Prof Choi di sana dan kami mencari ruangan seminar bersama. ternyata letaknya berada di seberang, yang artinya harus memutar gedung ajaib itu terlebih dahulu. Sampailah kami di ruangan B157. Saat kami masuk, belum banyak orang yang datang. Kami mengambil minum dan snack yang disediakan panitia. Percaya atau tidak, snack dan minuman yang disediakan adalah Starbucks Coffee. Dan percaya atau tidak, hari itu adalah pertama kali saya minum kopi starbucks dan memakan snacknya. Hahaha.

Seminarnya sangat menarik, tentang image processing dan mikroskop, sejenis dan sebidang dengan tugas akhir saya di ITB. Ada 3 pembicara, 1 dari Ewha, 1 dari Seoul University, 1 dari Texas Hospital, USA. Pembicara pertama seperti membahas kuliah pengolahan citra, pembicara kedua berbicara tentang enzim dan drug delivery, dan pembicara ketiga tentang mikroskop dan riset yang dia lakukan di texas. Sayangnya, tidak ada sesi tanya jawab, jadilah pertanyaan-pertanyaan yang ada di otak saya mengambang. Hehehe. Setelah selesai seminar, profesor-profesor dan mahasiswanya berpisah untuk makan siang. Mahasiswa makan di kantin sedangkan profesor disediakan ruangan makan khusus.

Kami berjalan meuju kantin, dan ternyata bukan cuma gedung ajai dan mahasiswi yang dimiliki oleh Ewha, tapi juga beberapa bangunan kuno yang eksentrik. Andai saja saya bisa kuliah di sini (hahaha). Seusai makan, ternyata tidak ada acara lagi. Saat itu pukul 12.30, dan kereta untuk pulang ke Gupo pukul 15.40. Masih ada 3 jam untuk berkeliling kota. Saya minta izin untuk memisahkan diri dan diizinkan. Kami berjanji akan bertemu lagi di KTX saja. Saya tanya Teddy tentang obyek wisata di sekitar Seoul Station, dan menurut GPSnya, ada banyak di sekitar stasiun subway City Hall. Berangkatlah saya ke sana, seperti biasa, seorang diri.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s