ASF 2011 – Ke Daegu Demi SNSD (bagian 1)

2 minggu lalu kalau tidak salah, saya menulis tentang godaan untuk menonton Asia Song Festival 2011 (ASF 2011) di Daegu. Banyak pertimbangan untuk menentukan apakah saya berangkat atau tidak. Akan tetapi, setelah menimbang-nimbang, memikir-mikir, dan merenung-renung, saya memutuskan untuk BERANGKAT!!

Sebenarnya saya cukup lelah karena saya sampai di dorm Jumat malam setelah menginap di Seoul sehari sebelumnya. Konsernya sendiri dimulai pukul 18.00 hari Sabtu. Penukaran tiket sendiri dibuka pukul 12.00. Untuk informasi, waktu tempuh dari Stasiun Gupo (lagi-lagi saya ke Gupo) ke Stasiun Dongdaegu sekitar 1,5 jam, sedangkan waktu tempuh dari Inje University ke Gupo adalah 45 menit. Ditambah lagi saya belum tahu bagaimana mencapai Daegu Stadium dari Stasiun Dongdaegu. Karena berbagai macam hal ini, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat pukul 9.00. Badan lelah dan letih karena perjalanan ke Seoul saya lupakan sejenak. Apa sebenarnya yang membuat saya begitu bersemangatnya pergi menonton ASF 2011 di Daegu seorang diri? Alasannya adalah mereka, Girls’ Generation, alias SNSD. Mungkin juga mereka yang menarik dan menghipnotis saya untuk lebih memilih berkuliah S2 di Korea daripada meneruskan fasttrack saya di ITB.

Singkat cerita, saya sampai di Gupo Station sekitar pukul 10.00. Langsung saya mencoba menggunakan mesin tiket otomatis untuk membeli tiket Mugunghwa. Beruntungnya (atau sialnya), saya mendapatkan tiket tanpa tempat duduk, alias berdiri. Tiketnya memang lebih murah 1000 won, tapi saya harus berdiri atau lesehan di gerbong restorasi. Setengah perjalanan saya berdiri, setengah perjalanan saya duduk. Sampailah saya di stasiun Dongdaegu.

Menurut petunjuk yang ada di tiket ASF, saya harus naik bus 937 kemudian oper ke bus 936 setelah 10 halte. Karena tidak yakin, saya bertanya ke tourist information (seperti biasa, ini weekend dan saya memposisikan diri sebagai turis). Noona (mbak) di situ malah bilang bahwa saya cukup naik bus 414 sekali saja. Makin bingunglah saya. Di halte, saya membaca peta rute bus dengan seksama dan saya menemukan bahwa bus 937 langsung menuju Daegu Stadium tanpa perlu transfer. Saya lebih percaya rute bus di halte daripada petunjuk dari ASF ataupun noona di tourist information. Saya naik bus 937 yang penuh sesak. Masih ada perasaan deg-degan takut salah bus, tapi setelah melihat banyak orang asing dan 3 anak kecil dengan bahasa asing di dalam bus, saya menyimpulkan bahwa itu bus yang benar. Perjalanan menuju stadion ternyata memerlukan waktu cukup lama, mungkin bus melewati sekitar 13 halte sebelum sampai di halte stadium.

Seturunnya dari halte, kami kebingungan bagaimana cara menuju stadion, padahal stadionnya sendiri sudah kelihatan dari kejauhan. Saya bersama 3 orang amerika (sepertinya mereka guru) dan 3 anak Filipina yang sedang exchange di Gwangju berjalan bersama menuju stadion. Ternyata, jauh sekali jalannya dari halte ke stadion. Sampai stadion, sekali lagi kami kebingungan mencari pintu masuk stadion. Sedikit bertanya-tanya kepada setiap orang yang ada di situ, akhirnya kami menemukan pintu gerbang utama stadion tempat penukaran tiket yang ternyata sudah ramai dengan orang yang mengantri. Dalam hati saya mengeluh bahwa saya harus berdiri lagi, namun di hati yang lebih dalam lagi saya bersemangat karena makin dekat saya untuk melihat SNSD.

2 thoughts on “ASF 2011 – Ke Daegu Demi SNSD (bagian 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s