ASF 2011 – Ke Daegu Demi SNSD (bagian 3)

Please welcome, Rania!

Mungkin itulah yang dikatakan oleh pembawa acara jika diterjemahkan dalam bahasa inggris. Maka, naiklah 7 orang wanita ke atas panggung. Sama sama sekali asing dengan girlband ini. Nampaknya mereka memang grup baru, karena tidak begitu banyak yang berseru ketika mereka naik panggung. Mereka menyanyikan 2 buah lagu. Penampilan berikutnya adalah Lee Sa, seorang gitaris dan vokalis wanita. Dia menyanyikan 3 buah lagu. 1 lagu tidak saya ketahui, sedangkan 2 lagu lainnya adalah Run Devil Run SNSD dan Tik Tok Ke$ha. Lumayan bisa nyanyi-nyanyi disaat orang-orang korea terdiam ketika Tik Tok dinyanyikan. Sesi pertama ini ditutup denan April Kiss, lagi-lagi girlband baru yang belum cukup terkenal. Yang unik adalah, ketika salah seorang personelnya mencoba menyapa menggunakan bahasa Jepang, seluruh stadion langsung meng-huuuu.

Antar sesi diisi dengan sambutan-sambutan, sepertinya menteri kebudayaan Korea. Penampilan berikutnya berturut-turut diisi oleh HITT, Chocolat, X-5, Beast, Lee Seung Gi, Perfume, AAA, Peter Ho, Leo Ku, Bibi Chou, Tata Young, Miss A, U Kiss, G.Na. Dari sekian banyak yang tampil, beberapa di antaranya mendapat sambutan yang luar biasa meriah dari penonton, mereka adalah Beast dan Miss A. Sudah bisa ditebak, yang histeris ketika Beast tampil adalah para remaja wanita yang duduk di tribun, sedangkan para remaja pria berduyun-duyun mendekati panggung (meskipun diusir oleh panitia) ketika Miss A tampil. Salut saya dengan begitu ngefansnya para remaja itu dengan idolanya.

Saya tidak akan membahas semuanya, bisa-bisa sampai bagian 7. Yang bagi saya menarik justru bukan boyband atau girlband, tapi penyanyi solonya. G.Na, seorang solois wanita, menyanyika 3 buah lagu yang saya kategorikan sebagai lagu lucu. Selain memang cantik dan berpakaian menarik, lagu-lagunya memang enak didengarkan. Lee Seung Gi lain lagi. Saya pertama tahu wajahnya lewat serial My Girlfriend is Gumiho. Kaget juga saya melihat dia menyanyi, saya pikir aji mumpung saja. Ternyata, suaranya bagus! 2 dari 3 lagu yang dia nyanyikan cocok dengan telinga saya.

Lalu dimana SNSD dan Super Junior? Sebelumnya perlu diceritakan terlebih dahulu musibah yang menimpa saya dan penonton-penenton lain yang berada di lapangan. Musibah itu adalah hujan. Sesaat setelah Lee Seung Gi selesai, gerimis datang. Saat Leo Ku bernyanyi, hujan deras turun. Awalnya saya tenang, tetap berdiri (akhirnya saya nggak tenang dengan hanya duduk saja saat menonton konser) di bawah lindungan payung. Setelah orang-orang mulai panik, saya terbawa panik dan berusaha untuk segera mencari jalan menuju tribun. Jalan itu sendiri terletak cukup jauh, harus masuk stadion dulu bersama banyak orang yang panik. Dalam hati saya berpikir, buset, ramenya kaya terowongan mina zaman dulu. Saya lepaskan impian untuk melihat SNSD dari dekat dan saya segera naik ke tribun, duduk, dan kembali menikmati konser.

SNSD menjadi penampil kedua terakhir pada malam itu. Saat mereka keluar, saya yang dari awal acara hanya diam sambil sesekali bersenandung, tiba-tiba dengan otomatis berteriak,

Yeeee, Wuuuu, Aaaaah, dll

Sebuah impian menjadi kenyataan kalau menurut saya. jauh-jauh dari Indonesia ingin menonton SNSD dan akhirnya terwujud, meskipun tidak langsung di depannya. Mereka menyanyikan Run Devil Run, Hoot, dan Gee. Terbukti di sini, Gee memang menjadi lagu andalan SNSD. Bayangkan seluruh stadion bernyanyi bersama ketika sampai lirik Gee, gee, gee… Tepuk tangan dan teriakan-teriakan tak henti saya lakukan selama mereka nampil. Apalagi saat giliran Yoona yang bernyanyi, makin kencanglah teriakan-teriakan saya. Biarkan saya dibilang norak, kapan lagi bisa menonton SNSD langsung di Korea?

Setelah SNSD, giliran Super Junior yang nampil. Saya sangat ingin menonton mereka sampai selesai, karena teman-teman saya ingin agar saya menonton. Sayangnya, waktu sudah mepet. saat itu 10.30, sedangkan bus shuttle dari stadion ke sub-way station berhenti pada pukul 11.00. Saya sempatkan melihat sejenak Super Junior menyanyi sebelum akhirnya saya beranjak dari stadion.

Di bus shuttle, saya bertemu dengan Keke, teman lab saya selama di ITB, bersama suaminya dan rombongan KAIST. Mereka juga pulang awal karena mengejar KTX pukul 11.30. Saya? Saya belum punya tiket. Sebenarnya saya nyantai, yang saya takutkan hanyalah bus shuttle berhenti beroperasi begitu juga subway. Singkat cerita, dari subway kami beranjak ke Dongdaegu station dan berpisah di sana. saya ke loket karcis dan beruntungnya, Mugunghwa baru saja 3 menit yang lalu berangkat. kereta selanjutnya adalah pukul 00.59. Hahaha. Ok, saya punya waktu 1,5 jam sebelum pulang.

Sambil menanti, saya makan tteoppokki dulu di odeng. Saya sempat diketawain pedagang odeng karena kepedesan makan tteoppokki tersebut sampai akhirnya dia menawarkan air untuk saya. Selesai makan, saya ingat bahwa saya belum solat. Akhirnya saya jamak qosor magrib isya sambil duduk di stasiun. Kereta datan, saya berangkat untuk kembali ke Gupo.

Saya ketiduran dan hampir saja terlewat dari Gupo. Untunglah saya masih dibangunkan oleh sesuatu yang tak terlihat sehingga saya tidak bablas sampai Busan. Sampai Gupo, saat itu sudah pukul 2.30. Jelas tidak ada bus lagi. saya ingin naik taksi tapi jiwa pelit saya melarangnya. Akhirnya saya menunggu sambil tiduran di Gupo. Alhamdulillah saya tertidur dan terbangun 5.30. Saya solat subuh, menunggu bus di halte, dan saya kenbali ke asrama. What a very exciting day!!

3 thoughts on “ASF 2011 – Ke Daegu Demi SNSD (bagian 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s