Solo Traveller on Seoul (bagian 2 – Malam Pertama)

Seminar hari pertama selesai kira-kira pukul 18.30. Saya sudah menyiapkan beberapa rencana untuk malam itu, terutama untuk mencari masjid di daerah Itaewon. Namun sebelum saya berjalan-jalan, Yong Soek dan pacarnya yang berkuliah di Yonsei mengajak untuk makan malam terlebih dahulu. Sedikit kesusahan mencari tempat makan yang halal, akhirnya kami menemukan restoran suki ala Jepang. Menu yang dipesan pun tanpa babi. Kami makan cukup lama di situ. Pada mulanya saya berpikir kalau makan malam ini akan garing karena saya menjadi orang ketiga di anatar Yong Soek dan pacarnya, ternyata salah. Makan malam kami sangat menarik, mulai ngobrol masalah pacar, negara, sampai agama. Tak terasa sudah jam 7.30 PM. Kami pun berpisah dan saya akan bertemu Yong Soek lagi untuk mencari hotel pukul 10 nanti.

Saya menuju stasiun Sinchon untuk menuju ke Itaewon. Harapan saya masjidnya belum tutup dan saya masih bisa solat di sana. Sesampainya di Itaewon, hal yang tidak saya sukai terjadi, hujan. Mau tak mau saya harus mengeluarkan payung dan berjalan menyusuri itaweon dengan membawa ransel besar (saya tidak tahu bagaimana cara menggunakan loker stasiun karena tidak ada bahasa inggrisnya), berjaket tebal, dan berpayung. Beruntunglah saya menemukan peta wisata Itaewon. Alangkah senangnya saya melihat ada gambar masjid di sana. Langsung saja saya mengikuti petunjuk di peta tersebut.

Pelan-pelan saya berjalan menyusuri jalan sambil melihat-lihat keadaan kota, namun ancer-ancer yang saya cari tak kunjung ketermu. Bahkan tanpa sadar saya sudah sampai ke stasiun Hangangjin. Nah lo, dimana ini si Itaewon Land yang buat patokan? Merasa tersesat, saya bertanya pada seorang yang ada di depan gedung bertuliskan Paragon. Dia bingung apa yang saya cari, padahal saya sudah menggunakan Bahasa Korea untuk menanyakan Islam Seoul Centre. Namun tiba-tiba dia menunjukkan jalan menurun di samping pintu masuk mobil di gedung Paragon tersebut. Saya menuruni jalan tersebut.

Jalan menurun tersebut cukup jauh ternayata, melewati gang-gang sempit dan anak-anak tangga. Saya menyusurinya dan akhirnya jalan itu berujung. Sayangnya, ujungnya bukan masjid, melainkan pertokoan yang dihiasi dengan lampu pink yang indah.

Saya melanjutkan perjalanan saya. Saya melihat 3 gereja terletak berdekatan namun tetap tidak menemukan masjid itu. Dan satu hal lagi yang saya sadari, saya tersesat! Saya tidak bisa menemukan pintu masuk stasiun lagi. Makin pusing kepala ini dengan hujan yang tak kunjung henti. Sempat terpikir bahwa satu-satunya jalan kembali adalah menyusuri jalan yang tadi, namun berat rasanya kaki ini melangkah menuju ke sana lagi, terlalu jauh.

Akhirnya saya berjalan terus mengikuti intuisi sampai akhirnya saya melihat papan nama Hotel Hyatt yang terletak di ketinggian. Saya mendaki jalan raya yang cukup terjal dan akhirnya saya kembali ke jalan Itaewon lagi. Saya menyerah untuk malam itu. Namun saya berjanji, esok saya pasti menemukan masjid Itaewon. Saya kembali ke stasiun dan menuju Sinchon untuk kembali bertemu Yong Soek.

5 menit menunggu, dia datang. Kami berjalan mencari hotel yang masih menyediakan kamar kosong. Pilihan Yong Soek terhenti pada Hotel Ditto. Awalnya saya berpikir kami akan menginap di hotel yang murah, ternyata dia memilih hotel yang nampak bagus dan mahal. Benar saja ternyata. Jika dulu saya dan Nick menginap di Seoul hanya membayar 35.000 Won, kali ini kami membayar 80.000 Won untuk semalam.

Begitu memasuki kamar, saya langsung terkesima dengan adanya dua buah PC dan 1 buah monitor HDTV yang disediakan di sana. Suasana kamarnya pun begitu menyenangkan dan rapi. Sebenarnya cukup saya menghabiskan uang sebanyak itu hanya untuk semalam, tapi ya apa mau dikata, mumpung dibayarin. Hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s