Sekitaran Busan Saja (bagian 1)

Berhubung minggu lalu saya tidak kemana-mana, minggu ini saya sempatkan untuk berjalan-jalan lagi. Sedikit bingung mau kemana, akhirnya saya memutuskan untuk berkeliling Busan saja, ada banyak tempat yang belum saya kunjungi di sana.

saya berangkat dari dorm pukul 11 siang dan tujuan pertama saya adalah Busan Tower. Sebenarnya ini sedikit pelampiasan karena saya tidak sempat ke Seoul Tower saat di Seoul, jadi di Busan yang notabene adalah tetangga sendiri, saya harus bisa ke Busan Tower. Lokasi Busan Tower sendiri berada di sekitar Nampodong dan Jagalchi, alhasil saya harus ke daerah sana lagi untuk ketiga kalinya. Saya turun di stasiun Nampo di exit 1. Saya menelusuri jalan dan untungnya ada papan nama Yongdusan Park, tempat Busan Tower berada. Saya ikuti papan itu dan saya bertemu dengan eskalator yang berjalan naik menuju taman.

Saya naiki eskalator itu, dan sampailah saya ke halaman depan Yongdusan Park dengan latar belakang Busan Tower di belakangnya. Sepertinya tinggi dari Busan Tower ini adalah sekitar 100an meter. Cukup tinggi juga. Namun sama seperti monas, untuk naik harus membayar lagi. Saya putuskan untuk tidak naik. Saya berjalan di sekeliling tempat itu dan mengambil foto. Yang menarik di sini adalah banyaknya burung dara yang jinak berkeliaran di situ. Ada juga kumpulan kunci gembok yang bertuliskan nama-nama pasangan anak muda korea yang dipasang di salah satu sudut Busan Tower. Ini sangat mirip dengan apa yang pernah saya lihat di TV.

saya lanjutkan perjalanan untuk mencari makan siang di Jagalchi. Di perjalanan, tiba-tiba saya dihentikan oleh 3 orang remaja putri Korea. Mereka berasal dari salah satu universitas dan sedang mengadakan penelitian tentang kultur warga barat dan warga timur. Karena saya memang sedang nyantai, saya iyakan permintaan mereka dan mereka memberikan beberapa tes serta pertanyaan utnuk dijawab. Lepas dari mereka, saya menuju ke gang makanan di dekat Gukje Market. Saya makan Topokki saja, tepung yang dicampur dengan ikan. Sesuatu yang aman bagi saya. Perut terisi, saya lanjutkan berjalan sesaat mengelilingi pasar dan kemudian saya kembali ke stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke tempat berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s