Sekitaran Busan Saja (bagian 2)

Tujuan berikutnya adalah Seomyeon. Saya harus sedikit menyesal karena Seomyeon siang tidak seindah malam. Jadilah saya hanya berjalan-jalan berkeliling. Sampai akhirnya saya melihat papan nama Bujeon Market, saya masuk ,ke situ denga harapan menemukan pasar barang-barang menarik, seperti pakaian, jaket, dll. Sekali lagi saya menyesal, tempat itu adalah pasar tradisional. Berbagai macam ikan dan daging terhampar di kiri kanan jalan, mulai ikan biasa, cumi-cumi, gurita, udang, daging babgi, daging sapi, dll. Saya lanjutkan perjalanan dan saya melihat penjual sayuran. Harga sayuran di sini sama seperti di Indonesia. Saya melihat harga kentang, cabai, daun seledri sekitar 2000-3000 Won, di Indonesia juga mungkin 2000-3000 rupiah. Jadi memang 10x lipatnya. saya teruskan berjalan dan akhirnya saya bisa keluar dari pasar tradisional itu. Sebagai informasi, saya hampir tidak pernah masuk pasar tradisional di Indonesia, tapi di sini malah sudah tersesat ke dalamnya.

Tujuan berikunya sedikit mengambil resiko karena saya sendiri tidak tahu tempat macam apa itu. Saya menuju Ocheonjang, katanya ada spa air panas di sana. Selain itu Dongnae (nama daerah sekitar situ) terkenal sebagai Spa City. Saya keluar dari stasiun dan mencari papan petunjuk dimana lokasi spa namun saya tidak apat menemukannya. Saya merasa salah tujuan dan saya kembali ke stasiun. Untungnya saat kembali saya menemukan peta lokasi outdoor spa. Berhubung sudah terlanjur ke sini, saya ikuti petunjuk di peta itu. Ternyata jauh juga letaknya dari stasiun. Dan yang membuat saya agak sedih adalah ketika saya sampai di sana, lokasi yang sama seperti di foto dalam peta sedang tidak beroperasi. Ah, sia-sia perjalanan saya.

Namun ketika saya sedikit melangkahkan kaki lagi, saya melihat kolam air panas yang banyak orang berkumpul. Saya lihat, benar ternyata itu adalah kolam utama spa outdoor. Yang ada di foto hanyalah kolam kecil di sekitarnya. Saya melihat ke sana, hanya ada orang-orang tua (kakek nenek) yang sedang menikmatik hangatnya air spa itu. Benar-benar tidak ada anak muda di sana. Dengan tebal muka saya nekat memasukkan kaki saya ke sana bersama araboji2 dan halmoni2. Baru sesaat saya memasukkan kaki ke sana, wah ternyata enak sekali. Rasa lelah setelah berjalan seharian perlahan sirna sekaligus berganti menjadi energi untuk berjalan lagi. Sekitar 15 menit di sana, saya puas, dan saya menuju ke tempat terakhir.

Tempat terakhir adalah Busan Asiad Maid Stadium. Begitu keluar dari stasiun, stadion yang putih dan megah itu sudah terlihat. Cukup jauh memang berjalan dari stasiun ke sana, sekitar 500m, tapi begitu sampai di dekat stadion saya benar-benar merasa wah sekali. Ini adalah stadion yang pernah digunakan untuk piala dunia 2002, sama seperti stadion daegu yang saya ke sana saat melihat ASF. Tak lupa saya sempatkan berfoto-foto di sana. Lebih wah lagi ketika saya melihat ke halaman masuk stadion, ternyata ada telapak kaki keduapuluhtiga pemain timnas korea dan pelatih Guus Hiddink saat Piala Dunia 2002 lalu.

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 lebih, artinya saya tidak akan sempat mengejar dinner di dorm. Saya putuskan berbelanja di Homeplus dekat stadion tersebut. Lalu terjadilah hal yang aneh ketika tiba-tiba seorang ahjussi menyapa saya,

Ahjussi: Hi, how are you?

Saya: I am fine. (saya masih shock karena tiba-tiba disapa)

Ahjussi: Are you American?

Saya: (ya ampun, jelas-jelas kulit nggak sehitam afro-america, jenggotan pula, masih dikira dari Amerika) No, I am from Indonesia

Ahjussi: Oh yes. Jesus loves you.

Saya: (waduh, kenapa tiba-tiba ngomong gitu? Saya pasang wajah bingung ditambah senyum yang dipaksakan tanpa menjawab apa-apa)..

Ahjussi: Are you Christian?

Saya: No, I am not

Ahjussi: Are you moslem?

Saya: Yes

Ahjussi: Ok. Nice to meet you (dan kami pun berpisah dengan saya yang masih membawa setumpuk kebingungan dan keheranan)

Selesai belanja, saatnya pulang! Tidak banyak yang saya kunjungi kali ini, hanya Busan Tower, gukje, Seomyeon, Ocheonjang, dan Busan Stadium. Kapan-kapan saya harus lebih menjelajahi Busan lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s