Mission Impossible : Ghost Protocol (MI4)

Kemarin adalah hari terakhir masa ujian akhir di kampus saya, artinya semester ini telah berlalu. Tidak seperti di Indonesia, di sini setelah usai ujian, profesor mengajak murid-muridnya untuk keluar dan bersenang-senang. Nah, profesor saya mengajak kami semua untuk nonton bioskop, makan malam, dan karaokean. Makan malam dan karaokean ya seperti itu saja, makan di restoran dan berkaraoke di salah satu karaoke room di dekat kampus. Namun yang paling wah adalah menonton bioskop. Bukan karena nonton bioskopnya, tapi karena filmnya.

Sebelum kami berangkat, kami melakukan voting terlebih dahulu untuk menentukan film apa yang akan ditonton, antara Tintin atau Mission Impossible. Setelah voting yang cukup ketat dari 11 anggota lab, akhirnya MI menang. Saya sendiri memilih MI karena menurut saya akan lebih menarik dibandingkan Tintin. Berangkatlah kami semua ke sana.

Sedikit sedih karena ternyata tempat duduk yang nyaman habis, akhirnya kami duduk di barisan kedua. Untunglah saya tidak harus membaca subtitle sehingga saya lumayan dapat menikmati film ini.

Cerita film ini dimulai dari usaha pembebasan Ethan Hunt (Tom Cruise), jagoan MI1-MI4, dari penjara di Rusia. Selepas dari penjara, dia harus mengambil kode peluncuran nuklir dan diakhiri dengan ledakan besar di Istana Kremlin. Bagi saya, efek ledakan ini sangat luar biasa dan keren.

Setting berpindah, kali ini Ethan dkk (anggota Impossible Mission Force) ke Dubai. Dan memang Dubai sangat amat menawan. Meskipun awalnya setting di gurun pasir, setting berikutnya adalah di daerah gedung-gedung pencakar langit Dubai. IMF sendiri mengadakan transaksi di Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, yang konon mencapai 800m lebih. Di sini ada adegan yang luar biasa kerennya dilakukan oleh Tom Cruise. Nggak nyangka, meskipun dia sudah tua aktingnya tetap luar biasa.

Setting berikutnya berpindah ke Mumbay, India. Yang ada di pikiran saya sebelum saya melihat film ini, mumbay adalah kota di India yang terlihat kumuh dan banyak orang-orang berlalu-lalang di jalan. Saya salah, Mumbay ternyata sehebat Dubai, begitu pula kehidupan orang-orang kaya di sana. Yang membuat lebih wah di sini adalah mobil yang dikendarai Tom Cruise, entah BMW seri berapa, yang jelas amat sangat keren. Begitu pula adegan terakhir di tempat parkir bertingkat yang sangat seru.

Overall, saya memberikan nilai 8,5 untuk film ini. Sangat direkomendasikan untuk ditonton. Silakan lengkapi bagian-bagian cerita saya yang masih belum lengkap di atas dengan menonton film ini secara langsung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s