Pelajar yang Menjadi TKI

Pada tulisan sebelumnya, saya sedikit menyinggung tentang mahasiswa Universitas Terbuka Korea, dimana anggotanya adalah para pekerja. Kali ini terbalik, ada pelajar yang menjadi pekerja. Lebih tepatnya terpaksa bekerja.

Saya adalah orang tersebut. Program beasiswa saya mewajibkan saya bekerja selama 6 bulan di perusahaan Korea. 6 bulan ini akan dibagi menjadi 3, sehingga saya akan bekerja 2 bulan tiap liburan semester. Dan entah mengapa perusahaan tempat saya bekerja sama sekali tidak berhubungan dengan bidang yang saya pelajari (image processing), nampaknya proses pemilihan perusahaan ini dilakukan secara acak.

Perusahaan tempat saya bekerja bernama Taekwang (T2). Perusahaan ini adalah produsen dari sepatu NIKE. Sistem kerjanya adalah NIKE Amerika melakukan riset tentang model dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan pada sepatu, kemudian NIKE mengirimkan desain tersebut ke T2 untuk dibuat sampelnya. T2 sendiri tidak serta merta membuat sepatu setelah mendapatkan desain dari NIKE. T2 juga melakukan penelitian apakah desain tersebut dapat diterapkan atau tidak dan mengembalikan desainnya ke NIKE lagi. Proses ini berlangsung sampai dicapai kesepakatan atas desain yang akan diproduksi sampelnya.

Sampel yang dibuat tidak hanya sepasang sepatu saja, melainkan berbagai macam ukuran, baik itu untuk pria, wanita, maupun anak-anak. Mungkin untuk sebuah model, sampel yang dibuat mencapai 10-20 pasang sepatu. Proses terakhir setelah sampel yang dikirim disetujui oleh NIKE, maka NIKE akan memesan kepada T2 sejumlah sepatu untuk dikirim langsung ke negara tujuan, seperti Jepang, Meksiko, negara-negara eropa, dll. Di sini T2 mempunyai banyak pabrik di negara-negara lain yang disebut offshore. Negara tersebut adalah China dan Vietnam. Ke depannya, T2 berencana membuka pabrik baru di Subang, Indonesia.

Cukup cerita tentang sepatunya, sekarang kembali ke saya. Apa yang saya kerjakan di sini? Jadi pekerja pabrik kah? Atau malah angkat-angkat barang? Berhubung major saya di sini adalah computer science, saya ditempatkan di bagian IT. Jelas bukan bermain-main dengan image processing. Saya belajar database dan mereview visual basic lagi. Susah-susah gampang sebenarnya. Tinggal bagaimana mempelajarinya. Tapi karena saya terhitung sebagai mahasiswa magang, jadinya malah sering dianggurin. Alhasil masih sempet membuka sosial media sejenis facebook, twitter, dan menulis artikel ini. Hehehe.

Baru mau satu minggu saya bekerja di sini. Semoga ke depannya semakin jelas apa yang harus saya kerjakan. Amin.

One thought on “Pelajar yang Menjadi TKI

  1. Wahh,,, sneng deh,, aku orng bru ,,,
    Hmm baru ska baca2,, ceritanya menarik ap lagy cz aq ska bgt dgn korea krn demem k-pop lagy melanda,, wahh salut deh,,kaka pinter bgt,, koq bza skolah d snah,, saya jg mau,,kali ajah bza ktemu d snah,,heheheh#ngarep,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s