Korea Rasis?

Sebelumnya, silakan lihat video di bawah ini.

Apa yang ada di pikiran Anda ketika melihat video ini? Orang Korea rasis? Orang Korea lebih suka orang barat, sebut saja bule, dibandingkan orang asia tenggara, sebut saja melayu? Atau malah orang melayu kurang menarik dibandingkan orang bule?

Jadi, pertama saya luruskan terlebih dahulu. Banyak teman-teman saya yang langsung kroscek ke saya tentang video ini, apakah saya mengalami hal yang serupa atau tidak. Saya katakan, tidak pernah sama sekali.

Saya hobi jalan-jalan, terutama keliling kota tanpa tujuan yang jelas. 4 bulan pertama di Korea, setiap akhir minggu saya selalu menyempatkan sehari untuk berjalan-jalan. Sekedar informasi, saya bisa dibilang tidak bisa berbahasa Korea. Hanya kata-kata standar yang saya kuasai, yaitu untuk mengucapkan salam (hal0), selamat tinggal, bertanya harga, bertanya makanan ada babi atau tidak, dan terima kasih. Selain itu, bisa dibilang nol.

Selama jalan-jalan, sangat wajar jika saya bertanya arah atau lokasi stasiun kepada orang-orang sekitar saya. Tidak pernah sekalipun saya tidak digubris oleh orang-orang yang saya tanyai. Mereka selalu menjawab apa yang saya tanyakan, terkadang sampai mengantarkan saya ke tempat yang saya tanyakan tersebut, jika lokasinya tidak begitu jauh. Saya merasa di’orang’kan, tidak seperti orang Indonesia pada video di atas.

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa orang Korea, terutama wanita Korea, lebih menyukai bule dibandingkan orang melayu. Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya wanita Korea yang berpasangan dan berjalan bersama seorang bule. Jarang sekali, atau mungkin tidak pernah, saya temui seorang wanita Korea yang berjalan bersama (dalam hal ini berpacaran) dengan pria melayu. Namun sebaliknya, saya sering melihat pria Korea yang berpasangan dengan wanita melayu. Hmm, fakta yang cukup menarik.

Orang-orang Korea juga baik kok, menurut pengalaman saya. Contohnya, ketika kami sekeluarga (ketika keluarga berkunjung ke Korea) kehujanan dan berteduh di salah satu toko, tiba-tiba sebuah mobil datang dan pengendaranya turun. Dia memberikan sebuah payung kepada kami. Kemudian dia kembali masuk ke mobil dan pergi. Pun ketika kami kebingungan mencari penyeberangan jalan di Seoul karena terlalu jauh untuk memutar balik, seorang supir mobil pick-up mengatakan bahwa ada underway passage di dekat situ. Itu pun tanpa kami meminta tolong atau bertanya kepada mereka. Saya sendiri pernah menginap di kosan salah satu teman lab saya karena pada saat itu dorm belum dibuka. Itu pun saya ditawari, bukan karena saya meminta.

Akhirnya, dari pengalaman-pengalaman saya, saya katakan bahwa video di atas tidak 100% benar. Saya tahu mungkin ada beberapa orang Korea yang berlaku seperti itu, tapi jangan digeneralisasi. Ini sama saja menggeneralisasi kalau semua anggota DPR Indonesia makan gaji buta atau semua pegawai pajak berlaku seperti Gayus Tambunan.

11 thoughts on “Korea Rasis?

  1. hehe iya aku setuju ^^ tahun lalu aku ke korea liburan sama keluarga, dan kesan aku terhadap org2 yg aku temuin disana itu baik banget. mereka ramah2 banget. entah itu tour guide aku nya, atau org2 yg aku temuin di supermarket, di subway, di jiljilbang (sauna), di hotel, di restoran, di taman bermain, bahkan ibu2 di pasar ikan, semuanya ramah2 banget. meskipun ada kendala bahasa (mereka susah bahasa inggris, sedangkan aku susah ngerti bahasa korea), tapi nyatanya ga terlalu jadi kendala, dan malah make bahasa tubuh hehe. yah sebenernya tergantung orangnya masing2 sih🙂 ga cuma korea, tp setiap negara di dunia juga pasti ada orang2 yang rasis (entah itu mayoritas atau minoritas), tapi alhamdulilah selama aku disana aku ga pernah sekalipun ngalamin kejadian di cuekin atau ga diperduliin gitu. yang penting sih selama kita bersikap baik dan menghormati (siapapun itu), pasti orang lain juga akan bersikap baik dan menghormati kita juga kok ^^

    kalau seandainya ada orang2 yg cuekin gitu, ya anggap positifnya aja, misalnya mereka memang lagi sibuk jadi ga terlalu perhatian sama sekeliling.

  2. Bener tuh ga semua korean itu rasis. Bahkan banyak dari mereka yg mulai kenal dan tahu Indonesia . Dan kesannya baik dan sopan . Mereka malah bilang beruntung sekali Indonesia itu sangat indah.

    • kita melihat kerasisan diluar. pernah gk lihat ke negara sendiri apakah terjadi kerasisan di indonesia….bodoh sekali kalau tdk mengetahuinya…indonesia itu paling rasis yg saya tahu….itulah bibit perpecahan yg masih kecil , tp suatu hari nanti menjadi perang besar…rasis berakibat perang…..lihat sejarah hitler(apakah dia rasis?),diamerika(pembantaian kulit org hitam dg orgkulit putih,dikalimantan madura dg pribumi kalimantan dan masih banyak lagi…..dan yang paling rasis saat ini adalah suku jawa……

  3. Saya orang korea live in seoul . And i ever been to indoneaia also as travel. I definitely agree you. Educated Korean people think racism is really bad. And we think if we treat more well to foreigner. It is image of korea for them. So usually we try to help foreign (no charge..). I will write here my thinking about indonesian. I think many of They smile always front of foreigner..and they try to cheat price to foreign er. i really disappointed of that in indonesia. They smile and help but many times request charge.

    Foreigner is not money for indonesian. Indonesian Should know that and try think making money justified if want to develop more than now

  4. Setuju sih saya, jadi semua orang korea dibilang rasis semua, pasti masih banyak yg baik juga. Kayanya sama di setiap negara seperti itu, kalo kita baik di negara orang, pastilah ada timbal baliknya ke kita :))

    hhtp://www.ladonaku.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s