Seollal di Seoul Bersama IAE-KS (day 1)

IAE-KS strikes back! Setelah kumpul terakhir di Busan bulan September lalu, bulan Februari ini kami berkumpul lagi di Seoul. Bagi saya sendiri ini adalah kebetulan. Setelah keluarga saya pulang ke Indonesia, hari berikutnya langsung ada kumpul IAE. Jadilah saya memperpanjang perjalanan di Seoul.

Jumat malam, setelah saya puas melanjutkan jalan-jalan ke sekitar Seoul, saya menuju ke rumah Iwa, anak elektro 2004, untuk menumpang semalam. Saya bertemu dengan dia di gerbang Yonsei University dan kemudian diajak berbelanja untuk esok hari. Saya bingung, kenapa jadi si Iwa yang belanja? Namun setelah sampai kamarnya, saya tahu bahwa bahan-bahan yang dibeli tadi merupakan bahan untuk memasak makan siang esok hari.

Sempat heran juga si Iwa ini jago bener masak opor, meskipun menggunakan bumbu instan. Saya hanya duduk manis di dapur melihatnya memasak karena memang saya tidak bisa memasak. hehehe. Sambil dia memasak,saya juga ngobrol dengan Ardi, mahasiswa Indonesia yang sudah berkuliah di Korea selama 5 tahun. Sayaselalu senang setiap berbagi cerita dengan mahasiswa-mahasiwa Indonesia yang telah terlebih dahulu berjuang di Korea. Tak lama Sigit, elektro 2005, datang. Nampaknya dia sibuk harus mengurus paper. Mereka berdua memasak bersama, sudah seperti pasangan mesra. Bayangkan saja, tinggal satu apartemen, kuliah di satu kampus, dan memasak bersama. Seusai masak, kami semua tidur karena besok harus menuju tempat berkumpul yang lumayan jauh dari Sinchon.

Pukul 9 pagi, saya, Iwa, dan Sigit berangkat menuju stasiun Hoegi,lengkap dengan berbagai macam makanan dan wajan yang dikemas dalam 3 buah tas. Dari Hoegi, kami bertiga menuju rumah Iput, elektro 2004 yang juga kakak kelas saya sewaktu di SMA 1 Solo, meskipun saya tidak pernah bertemu dia sebelumnya. Di sana kami menanti sesaat sampai akhirnya secara berturut-turut telepon dari teman-teman lainnya datang dan saya dan Iwa menjemput ke Stasiun. Akhirnya berkumpullah Agi, Hamka, Tyo, Biboy, Keke, Kharis, Iwa, Sigit, Roy, Sastro, Indra, Adhi, Iput, dan Saya. Kami makan opor ayam dan oseng atau entah apa namanya hasil masakan Iwa dan Sigit. Siangnya, bergabunglah rombongan Suwon yang berisikan Qonita, Fikar, Dina, Mata, dan Mike. *punten ini nggak pake kak, mas, bang, atau mbak, semata-mata hanya untuk mempermudah penulisan, bukan bermaksud menjadi juniro yang kurang ajar.

Dari situ, kami menuju city hall untuk bermain ice skating. Berhubung waktu sudah mepet, kami memesan untuk jam selanjutnya. Sambil menanti, kami berjalan-jalan sekitar situ, lebih tepatnya ke Chonggyecheon dan Gwanghwamun Plaza. Tak lupa kami juga jajan odeng di sekitar Chonggyecheon, yang kata Iwa adalah odeng paling the best se Seoul. Memang enak kok, apalagi dibayari sama Mike. Sebagian besar mahasiswa dari Gumi belum pernah ke Seoul, kami pun menyempatkan masuk ke Story of King Sejong, sebuah museum yang terletak di bawah patung King Sejong untuk melihat-lihat sejenak. Benar, hanya melihat-lihat untuk menghabiskan waktu saja.

Saatnya tiba untuk bermain ice skating. Kami diberi waktu bermain selama 1,5 jam namun tidak banyak dari kami yang bertahan lama bermain, selain karena lelah juga karena kesulitan bermain. 1,5 jam selesai, kami berjalan menuju tempat makan. Di tengah perjalanan Mata, Fikar, dan Indra yang tadi sempat meninggalkan rombongan untuk bermain bola kembali bergabung. Entah apa nama makanan yang kami makan saat itu, terdiri dari tahu dan daging yang dimasukkan dalam pot hitam yang panas dan dimakan bersama nasi merah.

Malam masih muda, namun Roy dan Adhi harus meninggalkan rombongan karena ada suatu urusan lainnya. Sebelum mereka pulang, bergabunglah Iman, sehingga makin banyaklah rombongan kami. Tak terbayang apa kata orang Korea melihat rombongan orang asing yang cukup banyak berkumpul di tengah jembatan dan foto-foto. hahaha. Hari itu diakhiri dengan karaokean di salah satu tempat di sekitar itu. Sayangnya kami memilih tempat karaoke yang salah, sehingga tidak mendapatkan bonus waktu sebanyak tempat-tempat karaoke lainnya.

2 thoughts on “Seollal di Seoul Bersama IAE-KS (day 1)

  1. Selamat siang,

    Mau tanya, lagi nyari guest house yang bisa di recomended gak yah, yang dekat dengan mesjid Itaewon.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s