Mengajar Mahasiswa Universitas Terbuka

Tiba juga saatnya saya mengajar mas-mas dan mbak-mbak mahasiswa Universitas Terbuka di Korea. Berbeda dengan kegiatan belajar mengajar konvensional, KBM di UT Korea khususnya, atau UT secara umum menggunakan sistem online. Artinya jelas, para mahasiswa dan tutor (sebutan untuk dosen) tidak bertatap muka secara langsung. Cara mengajarnya adalah menggunakan suatu web yang dibuat oleh tim IT Perpika sebagai organisasi yang mengurusi UT Korea ini. Web ini diakses melalui alamat http://utkorea.perpika.org

Mahasiswa akan membuka web tersebut sehingga bisa melihat wajah tutornya dan bahan ajar yang sudah diembed di web tersebut. Sebagai contoh, silakan buka di halaman saya di sini http://utkorea.perpika.org/index.php?option=com_content&view=article&id=90:writing-i-dan-writing-ii-yonny-septian-i&catid=13:perkuliahan-bahasa-inggris&Itemid=36. Di lain tempat, saya sebagai tutor akan menggunakan layanan ustream untuk melakukan siaran belajar secara online. Pada dasarnya, KBM ini hanya berjalan searah, dimana tutor akan memberikan materi saja kepada mahasiswa. Di web tersebut hanya disediakan sarana chatting bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan tutornya. Akan tetapi, karena mata kuliah saya adalah Bahasa Inggris, saya memerlukan lebih banyak interaksi dengan mahasiswa. Oleh karena itu, saya menggunakan voice call pada skype. Hasilnya, saya tidak berbicara sendiri selama 2 jam, tetapi juga mendapatkan feedback dari mahasiswa, baik itu pertanyaan ataupun saya yang melempar pertanyaan kepada mereka.

Akan tetapi sistem perkuliahan di UT Korea tidak selalu secara online. Ada 2 pertemuan dalam satu semester dimana tutor akan bertemu langsung dengan mahasiswa. Jika pertemuan online disebut TTO, maka pertemuan tatap muka ini disebut TTM. Tutor tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun untuk menuju lokasi TTM tersebut karena akomodasi dan konsumsi disediakan oleh asosiasi mahasiswa Universitas Terbuka. Tutor cukup meluangkan waktu istirahatnya pada hari minggu saja untuk mengajar mereka.

Berat? Bisa dibilang berat atau tidak. Sebagai tutor, kewajibannya sudah jelas mengajar, hal ini berarti termasuk mempersiapkan bahan ajar, seperti slide presentasi, soal-soal, sampai PR. Ditambah lagi kuliah selalu dilaksanakan hari Minggu, artinya para tutor kehilangan waktu istirahatnya. Namun bagi saya, mengajar adalah suatu hal yang menyenangkan, sehingga sekian banyak hal-hal berat tersebut bukan merupakan hal yang benar-benar berat untuk saya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s