Pertama Kali Berkenalan dengan Musik

Sejak SD, saya sudah dimasukkan ke sebuah kursus musik oleh orang tua saya, tepatnya kursus organ. Organ sendiri adalah alat musik semacam piano yang terdiri dari 2 tingkat tuts, sebuah tuts bass, dan pedal volume. Tidak kalah dengan drum, seluruh anggota gerak pemain organ pun ikut bergerak.

Dasar dari permainan organ adalah tangan kanan memainkan melodi, tangan kiri memainkan chord, kaki kiri memainkan bass, dan kaki kanan mengatur volume dari musik yang kita mainkan. Sedangkan dalam memainkan drum, tangan kanan biasa memukul hi-hat, tangan kiri memukul snare, kaki kiri menekan pedal hi-hat, dan kaki kanan menginjak pedal bass. Kompleks, iya. Mungkin karena itulah saya dilarang masuk ke kelas keyboard karena keyboard terlalu simpel. Sebagai gantinya, saya dimasukkan ke kelas organ agar memiliki kepekaan lebih terhadap musik.

Saya kursus di sebuah tempat kursus di Solo bernama Queen Music. Merupakan hal yang lumrah jika tempat kursus musik seperti itu didominasi oleh Chinese. Pemilik tempat itu pun seorang chinese. Tempat itu sendiri terdiri menjadi 2 bagian, bagian bawah menjual alat-alat musik mulai gitar, drum, sampai piano, dan lantai atas adalah tempat kursus berbagai macam alat musik.

Guru saya pertama bernama Anna, dan karena dia pun seoang Chinese, dia meminta saya memanggilnya dengan sebutan Cik. Dia adalah guru yang cantik dan masih muda. Dia juga sabar mengajar saya yang saat itu masih buta tentang musik. Di tempat ini juga saya belajar membaca not balok untuk pertama kali. Rasanya sangat keren ketika seorang anak kelas 3 SD bisa membaca not balok. Setelah 2 tahun di sana, guru saya pun diganti Cik Sin, lebih muda dan lebih cantik dibandingkan Cik Anna. hehehe.

Ada berbagai level dalam kelas organ, mulai dari grade 13 sampai grade 1. Saya sendiri berhenti ketika mencapai grade 8 karena ingin lebih fokus ke sekolah. Namun saya bersyukur bisa merasakan dan kursus di tempat ini. Saya mendapatkan pengetahuan yang luar biasa banyak tentang musik hanya dari kursus organ. Alat-alat musik lain seperti gitar, drum, dan bass saya pelajari secara otodidak dengan dasar musik yang sudah saya peroleh.

Mungkin dari tempat inilah impian saya menjadi seorang musisi dimulai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s