1 Tahun di Korea (Review Semester Kedua)

Time flies, itu kata orang tentang betapa cepatnya waktu berlalu. Benar, waktu memang berjalan dengan sangat cepat. Tidak terasa saya sudah berada 1 tahun di Korea, 1 tahun meninggalkan keluarga dan teman-teman. 6 bulan yang lalu, saya menulis tentang review semester pertama saya di Korea di sini https://izmantoko.wordpress.com/2012/03/26/mereview-semester-pertama-di-korea/. Kali ini Saya akan mereview semester kedua saya berada di Korea.

Di bidang akademik, pencapai nilai saya di semester 1 kembali terulang di semester 2. Nilai yang sangat memuaskan dan membanggakan. Perjuangan membuat term paper dan slide-slide presentasi pun terbayar lunas dengan munculnya huruf dengan tambahan simbol di belakangnya. Selain nilai, saya membuat paper lagi, dan lagi-lagi untuk Korea Multimedia Society. Saya juga mengikuti conferencenya yang diadakan di Mokpo, salah satu kota di selatan Korea. Saya juga membuat sebuah short paper yang saya kirim ke Multimedia Information and Technology Application (MITA) Conference yang diadakan di China. Paper saya diterima, visa, tiket, dan akomodasi sudah disiapkan, sayangnya saya harus mendadak pulang, seperti yang saya tulis di sini https://izmantoko.wordpress.com/2012/07/09/mendadak-pulang-1-telepon-dari-indonesia/. Satu lagi conference yang saya ikuti adalah CISAK, yaitu conference yang diadakan oleh PPI-Korea (Perpika) di Daejeon. Tidak hanya sebagai peserta, saya pun merangkap sebagai panitia di acara ini.

Di luar akademik, saya berhasil ‘berkencan’ dengan seorang mahasiswi Cina di Anima Center sambil menyuntik tikus. Saya juga datang ke kondangan pegawai international office Inje University, nonton baseball di stadion secara langsung, dan tentunya ke Yeosu Expo 2012. Saya pergi kondangan bersama beberapa mahasiswa internasional, pergi ke stadion bersama teman sekantor tempat saya magang, dan pergi ke Yeosu bersama mahasiswi-mahasiswi Perpika.

Bicara tentang Perpika, selain CISAK, saya juga mengikuti kongres Perpika yang meliputi LPJ, pembahasan AD/ART, dan buka bersama. Entah kenapa saya ditodong memimpin kongres ini sebagai perwakilan wilayah 3. Masih dari Perpika, saya diberi amanah mengurus web Voice of Indonesia in Korea (Voik) milik Perpika, sayangnya akhir-akhir ini web tersebut sudah jarang saya jamah lagi. Terakhir dari Perpika, saya diminta menjadi salah satu pengurus di kepengurusan Perpika yang baru sebagai anak PSDA. Ya saya sih ok-ok saja, karena memang saya hobi berorganisasi.

Sedikit bergeser, saya menjadi dan sampai saat ini masih menjadi tutor Universitas Terbuka cabang Korea. Mata kuliah yang saya ajar adalah Writing. Feedback dari mahasiswa saya pun cukup baik. Semoga ke depannya saya bisa menjadi pengajar yang hebat. Untuk masalah kumpul-kumpul, masih tetap ada kumpul alumni elektro, Muslim-muslimah Gathering, dan kumpul bersama mas-mas masjid Busan saat berpuasa kemarin.

Kalau ditanya 1 tahun di sini saya dapat apa saja, saya akan menjawab bahwa saya mendapatkan pengalaman hidup yang luar biasa di sini. Meskipun kelihatannya apa yang saya alami biasa-biasa saja, namun akan menjadi luar biasa dengan fakta bahwa saya berada bukan di Indonesia, dan sempat menjadi satu-satunya mahasiswa Indonesia di kampus saya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s