Cover Model Majalah Kampus

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan SMS dari Mr. Kim Hee Kyu, seorang officer di graduate school office yang cukup akrab dengan saya, sampai-sampai saya dulu diundang ke pernikahannya. dalam SMS itu dia bertanya apakah besok (9 oktober 2012) pagi saya tidak ada kelas. Karena saya memang lowong pada saat itu, saya balas SMS itu dan dia langsung membalasnya lagi. Ternyata saya diminta untuk datang ke acara Hangeul Day yang diadakan keesokan harinya di perpustakaan kampus. Saya pun iya-iya saja.

Keesokan harinya, setelah lab meeting, saya menuju ke perpustakaan. Tidak beberapa lama menunggu, seorang berdasi menghampiri saya dan mengajak saya menuju ke tempat acara. Sampai di sana, saya tiba-tiba diminta untuk berganti pakaian menggunakan hanbok (baju tradisional Korea). Saya celingukan mencari mahasiswa internasional lain yang saya kenal, dan sayangnya tidak ada. yang ada hanyalah mahasiswa-mahasiswa program kebudayaan yang berasal dari Swedia, Belanda, dan Amerika. Seperti biasa, saya hanya mengikuti alur. Diminta duduk, saya duduk, diminta menulis hangeul menggunakan kuas di atas kertas, ya saya menulis. Diwawancarai, ya saya menjawab, diminta berfoto, ya saya berfoto bersama mahasiswa lainnya.

Di akhir sesi, tiba-tiba saya diminta untuk berganti baju lagi, kali ini dengan baju berwarna hijau toska muda. Saya tanya apa beda baju ini dengan baju sebelumnya yang saya pakai, ternyata adalah perbedaan kasta baju. baju hijau toska ini adalah baju raja-raja. Kembali saya hanya manggut-manggut saja percaya dengan penjelasannya. Kembali kami diminta berpose dan berfoto. Tanpa diduga, setelah acara selesai, saya mendapatkan kotak hadiah berisi piala-pialaan yang menunjukkan bahwa saya adalah pemenang ketiga kontes kaligrafi hangeul itu. Hahaha, padahal saya hanya menulis 인도네시아 사랑합니다 (I love Indonesia).

2 minggu dari hari itu, saya membuka web kampus untuk mengecek menu makan siang. Ternyata di halaman utamanya ada berita tentang kegiatan yang saya ikuti tersebut, lengkap dengan foto-fotonya. Tidak berhenti sampai di situ, minggu lalu saya berjalan ke kantin dan melihat majalah kampus berjudul Inje Newsletter, dan tebak siapa cover majalah itu…!

Ini adalah kedua kalinya saya masuk ke web kampus (sebelumnya di acara workshop membuat kimchi) dan pertama kalinya menjadi cover model. That’s it, kuliah jalan terus, usaha untuk eksis jalan terus.🙂

2 thoughts on “Cover Model Majalah Kampus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s